Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI SENILAI SAHAM

ISTRI SENILAI SAHAM

Dia hanya tahu liburan selalu berhubungan dengan permainan. "Ya, banyak. Disana banyak permainan yang tidak akan kamu temukan di kota," jelas Senja. Bola mata Bumi berbinar cerah. Dia jadi penasaran permainan seperti apa yang ada disana. Setelah memastikan barang yang akan dibawa sudah terkemas dengan baik. Senja mendatangi kamar Laura Dimana ada Ririn dan juga Laura di dalam sana. Tapi sebelum itu, dia mengingat jam tangan yang sudah terlalu biasa bertengger di pergelangan tangannya. Dia membuka jam tangan itu, dan menggantikan dengan jam tangan dia yang dulu. "Mungkin aku terlalu berharap kamu akan mencariku. Tapi sepertinya itu tidak akan pernah terjadi," ucap Senja.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai senja di kota
Baca
+Pustaka
Tuan, Ibu dari Anakmu Bukan Perempuan Biasa

Tuan, Ibu dari Anakmu Bukan Perempuan Biasa

Baginya, setiap sudut kota ini adalah luka yang dibalut kemewahan. "Mama, ini namanya kota apa? Ini kota yang sering Mama ceritakan dulu, ya?" suara cempreng namun tenang milik Ethan memecah lamunan Livia. Livia mengalihkan pandangannya pada bocah laki-laki berusia empat tahun di sampingnya. Ia mengusap rambut Ethan, berusaha menyalurkan ketenangan yang sebenarnya tidak ia miliki. "Betul, Sayang. Ini Sentara."
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai senja di kota
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN

PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN

"Dia nggak minta apa-apa. Gue yang pengen beliin." Dion menggeleng-gelengkan kepala. "Bang, lo bener-bener ya. Kita baru pindah dari London, Manchester, terus Paris, dan lo udah nambah satu koper full buat oleh-oleh? Tur kita masih sisa lima kota lagi. Kalau tiap kota lo nambah satu koper, pas balik ke Jakarta lo butuh pesawat kargo sendiri cuma buat bawa barang Kak Sera."
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai senja di kota
Baca
+Pustaka
Investor Asing

Investor Asing

Ana dan Zayan sibuk melihat ke luar jendela dengan wajah kagum. “Waaah… banyak sekali gedung tinggi di sini ya, Bunda. Lebih banyak daripada di Makassar,” kata Zayan polos dengan mata berbinar. “Ya jelaslah, Dek. Jakarta itu ibu kota negara kita, makanya disebut kota metropolitan,” jawab Kak Ana sok tahu sambil tersenyum kecil. Zayan langsung mengernyit bingung. “Metropolitan itu apa kak?”
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai senja di kota
Baca
+Pustaka
Takdir Perjanjian Pernikahan

Takdir Perjanjian Pernikahan

Suasana kota Jakarta di malam hari, begitu Marsha rindukan. "Mommy, aku menyukai Jakarta," ucap Sean yang terus melihat ke luar jendela. "Apa kita bisa tinggal di sini, Mommy?" "Kalau Sean menyukai Jakarta, nanti kita akan sering datang ke sini," Marsha mencium pipi putranya itu. "Tapi kita tidak bisa tinggal di sini, karena pekerjaan Daddy berada di Toronto. Apa Sean tidak ingin bersama Daddy?"
8.832.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai senja di kota
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Karma bekerja? --- Beberapa hari berlalu. Desa Jenang mulai membicarakan angin misterius yang bergerak cepat dan kadang muncul sebagai siluet manusia. Beberapa orang bersumpah melihat mata biru menyala di atas bukit saat badai datang mendadak. Namun bagi Senala, semua itu tak penting. Dia kembali ke gua setiap pagi, meninggalkan cangkir bambu berisi air di atas batu. Kadang angin membawanya pergi. Kadang tidak. Namun dia tetap datang.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai senja di kota
Baca
+Pustaka
Senja di Matamu

Senja di Matamu

Dia cukup tampan. Namun tatapan matanya, aura cabul dan menyeramkan itulah yang membuatnya gelisah. Dia mengulurkan tangan. "Namaku Uri, Aku orang Indo dari Georgia." Tania tidak menjabat tangannya dan berbalik. Uri menarik tangannya dengan canggung. "Aku teman Chaz. Susah cari taksi di sini. Kuantar pulang saja." Tania menolak dengan tegas, "Nggak, makasih. Klub ini ada mobil yang bisa antar."
23.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 532 kali sebagai senja di kota
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

Gelang itu tergeletak di lantai, mungkin terjatuh saat aku mengemasi barang-barangku. "Terimakasih ya Tante, aku pamit dulu". Aku bahkan tidak sempat berpamitan dengan sopan, aku langsung naik motor dibonceng oleh Ida, dan gas poll. "Pegangan ya!" Ida berteriak memberitahuku, aku memegang pundak Ida, kami melaju kencang melewati jalanan sore yang begitu ramai oleh lalu lalang orang yang pulang kerja, disela-sela kepanikan ini, aku mencoba menikmati langit sore, keramaian suasana kota Semarang, hari ini aku akan menyatakan cinta padanya, aku menatap semburat jingga yang mengiringi mentari kembali ke peraduannya, indah sekali. Aku berharap, akhir kisahku akan seindah langit sore ini. Brak!!! S
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai senja di kota
Baca
+Pustaka
SENYAWA

SENYAWA

ucap Meera lagi sambil memperhatikan Varo yang sedang menyesap tehnya. “Ga apa, kok. Oh iya, Kakak kamu itu, lagi di mana?” tanya Varo ingin tahu, karena ia merasa sudah siapa saat ini untuk mendengar penjelasan Hasbi dulu. “Di Jogja, dia kuliah di sana dan bekerja di sana. Dulu semasa sekolah, tahu sahabat Kakak ga Var? Maaf aku ... hanya penasaran,” ragu-ragu Meera bertanya.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai senja di kota
Baca
+Pustaka
Aku Diabaikan Saat Setia

Aku Diabaikan Saat Setia

20 MENAGIH JANJI “Nonton. Kamu mau, kan?” Sahut Mas Rudi dari balik helm yang dikenakannya. Aku tersenyum dan mengangguk. Sepeda motor melaju membelah jalanan kota yang ramai. Dari atas jok, aku melihat geliat pemandangan sore menjelang malam di kota. Para pedagang kaki lima semakin ramai membuka lapak, pembeli tak kalah banyak. Penduduk kota ini memang terkenal royal dan doyan jajan. Tak heran bila kota ini dijuluki Kota Surganya Kuliner.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai senja di kota
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status