Senja di Matamu
Tania merasakan sensasi terbakar di sekujur tubuhnya, detak jantungnya semakin cepat, kakinya melemah, dan cahaya terang dari bola disko membuatnya pusing.
Sesuai dugaan, Uri telah menyemprotkan obat perangsang!
Ruang-ruang pribadi di klub malam itu semuanya kedap suara dan sangat privat. Hanya ada pintu kedap suara, tanpa jendela.
Dan dengan musik yang diputar, sekeras apapun teriakan Tania, tak seorang pun akan mendengarnya!
Uri pasti sudah meminum penawar sebelumnya. Dia bergegas menghampiri, memeluk, dan menciumnya.
Hot Chapters