PENDEKAR TAPAK DEWA
La Turangga mengangguk-angguk.
“Baiklah. Untuk kuda-kuda yang belum ada tolong cari dan yang bisa dibeli. Kuda-kuda itu kita akan kita bawa ke negeri saya.”
“Oh, baiklah, Saudara Ipar,” sahut Wenhua.
Sementara jauh di Desa Tanaru denyut kehidupan berjalan seperti biasanya. Dua juragan kapal ikan baru, Baojia dan Bumi Osu, sudah mulai melakukan penangkapan ikan dengan peralatan yang seadaanya dulu, sembari menunggu peralatan penangkapan ikan yang lengkap dari Daratan Sinae bersama La Mudu dan rombongannya. Namun demikian, keduanya sudah mulai bisa mengirimkan hasil tangkapan mereka ke beberapa wilayah. Baik di Daratan Raya maupun ke pulau-pulau sekitar