KUIKHLASKAN SUAMI MENIKAH LAGI
"Kamu gak ngerti apa yang mas rasa, Dek. Jujur, aku bahagia banget karena kamu sudah hamil mengingat penantian kita selama bertahun-tahun menuai banyak gunjingan dari tetangga. Kehadiran Syahdu seperti merusak segalanya, lalu apakah salah jika mas bersedih di saat yang sama?"
"Betul sekali, tetapi kita juga harus mengingat kalau pernikahan ini bukan atas keinginan Syahdu, Mas. Dia tidak bersalah. Selama ini memang Syahdu mencintaimu, tetapi hanya berani memendam dalam hati karena tahu kalau Mas sudah menikah. Lantas ketika kita melamar dan menjadikannya istri kedua, apa itu berarti dia bersalah? Jika 'ya', maka katakan padaku di mana letak kesalahannya, Mas."
Bab Populer