Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Second Woman

Second Woman

Dia hanya sebatas bayangan di antara mereka berdua. Vira mengambil sebuah obat penenang dari laci kamarnya. Dia setiap hari harus meminum obat itu. Karena jika tidak pikirannya bisa sangat kacau. Dia juga merasa insecure terhadap dirinya sendiri sebagai seorang wanita. Dia bahkan tidak akan pernah bisa untuk menjadi wanita yang sempurna dan dicintai oleh suaminya.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 145 Times as silent woman
Read
+Library
She Is

She Is

Suara kursi yang bergeser karena didorong secara tiba-tiba menimbulkan suara gesekan yang membuat semua mata mengalihkan tatapan mereka pada ketiga orang itu. Laras terperangah dengan aksi Widi barusan. Dan Jeremi, dia tersentak kaget dengan mulut terbuka. Di depan mata. Tepat di hadapannya, wanita yang menuntut cerai itu datang dengan membawa perut yang besar. “A-apa itu?” tanya Jeremi. Lebih tepatnya dia kehabisan kata-kata. Author Note: Emosi, gak? Emosi, gak? Emosi, dong … masa enggaakkk…
103.0K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as silent woman
Read
+Library
Satu atau Semua: Pancaran Tujuh Elemen

Satu atau Semua: Pancaran Tujuh Elemen

Julinda Kimarta merasa takut sekali sampai-sampai ia tidak bisa menggerakkan kedua kakinya sedikit pun. Dengan teriakan mereka yang terakhir, tersedotlah Julinda Kimarta dan Gisella Clarissa ke dalam genggaman tangan siluman lipan. Sambil tersenyum penuh kemenangan, siluman lipan berubah kembali menjadi seberkas sinar warna cokelat gelap dan terbang melesat keluar melalui jendela kaca. Kondisi kamar Gisella Clarissa menjadi tenang, kosong, dan hampa.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as silent woman
Read
+Library
Raja Baru untuk Dunia Kegelapan

Raja Baru untuk Dunia Kegelapan

Wanita itu hanya tersenyum dan berkata, “Tenang saja, aku akan berburu di luar.” Malam semakin larut, kediaman yang tenang tiba-tiba berubah menjadi kengerian. Dentingan harpa terdengar seakan membius siapa pun yang mendengarnya, kecuali Darren. Dia memperhatikan wanita siluman yangsedang beraksi. Harpa ditangannya memberikan efek ilusi. Mangsa mendekatinya seakan pasrah dan rela untuk memberikan nyawanya. Wanita itu melahap dengan rakus salah satu prajurit yang sedang berjaga tanpa menyisakan apa pun. “Benar-benar siluman, dia bahkan berani berburu di istana,” pikir Darren.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 256 Times as silent woman
Read
+Library
Menggoda Ibu Tiriku

Menggoda Ibu Tiriku

Ia merasakan ada keanehan dalam diri Sierra yang tidak biasa. Akhir-akhir ini Sierra sudah tidak pernah mengaum lagi, Sierra mendadak menjadi kalem lagi seperti saat menjadi perawat dulu. Entah itu pengaruh Laura dan Stephanie yang sudah pergi atau apa, namun tetap saja Bik Mala merasakan perubahan dalam diri Sierra. Di sisi lain, seorang wanita paruh baya yang sudah tidur panjang mulai mendapatkan kesadarannya. Ia seolah mendengar suara-suara memanggilnya.
10191.4K viewsCompletedAdded to Library 7.3K Times as silent woman
Read
+Library
Kenikmatan Satu Malam

Kenikmatan Satu Malam

Tambah Saena dengan suara tersendat. “Aku menginginkanmu.” Bisik Yu Silan padanya, pria itu menepikan g-string Saena ke samping lalu berjongkok di depan wanita itu, diangkatnya satu kaki Saena lalu ditumpukan di atas bahu kanannya. Dengan penuh hasrat Yu Silan mulai mengocok sisi sensitif Saena menggunakan jemarinya sampai terdengar suara decakan pada area basah tersebut dan membuatnya tidak bisa menahan untuk tidak memainkan menggunakan bibir serta lidahnya.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as silent woman
Read
+Library
Bukan Menantu Sampah

Bukan Menantu Sampah

Suara sang wanita yang merdu, terdengar begitu dingin untuk saat ini, tidak membiarkan orang lain bersikap tidak senang terhadapnya. "Mangsa siapa dia bukanlah kamu yang bisa memutuskannya, melainkan, ditentukan dengan kemampuan." Ucapan baru terlontarkan, siluman wanita telah menggunakan bayangan untuk sampai kesampingnya, suaranya masih begitu memikat, hanya saja bibir yang memikat itu telah membentuk sebuah senyuman yang dingin, merupakan sebuah ekspresi sedang menyindir lawannya. Saat siluman serigala merasakan rasa sakit, bagian perutnya telah berlubang, dan di tangan sang wanita telah bertambah sebuah jantung yang masih berdenyut.
6.87.5K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as silent woman
Read
+Library
Pemuas Hasrat Dosen Tampanku

Pemuas Hasrat Dosen Tampanku

Lantai terasa jauh lebih dingin ketika menyentuh telapak kakinya yang telanjang. Dia ingin merasakan kehangatan lagi, dia ingin merasa dibutuhkan, dia ingin merasa dicintai. Wanita itu mulai berjalan menuju ke ruangan yang tidak terlalu jauh dari kamar tidurnya, membiarkan kedua kakinya menuntun, mencoba menghalangi pikirannya tentang apa yang akan dia lakukan. Itu ide yang bodoh, tetapi sekali lagi Silvana tidak pernah pula mengaku bahwa dia berada dalam jajaran orang yang jenius.
9.9444.3K viewsCompletedAdded to Library 13.3K Times as silent woman
Show Reviews (23)
Read
+Library
Rucaramia
Halo semuanyah dengan Rucaramia disini. Buat kamu yang masih merasa kurang puas dengan kisah Jiyya dan Joan, Ruca sudah membuat buku baru khusus membahas kisah mereka saja dengan judul 'GELORA HASRAT TERLARANG' Semoga suka dan memenuhi ekspektasi yaw~
Alan Nasution
agak kecewa dengan kisah jiyya dan joan , mnding ngegantung . dri pda kyak gini . keliatan joan ttap anak takut mama . apalagi sampe punya anak sama maria . kecewa sih walaupun jiyya tunangan/nikah dengan dean . ttep aja kecewa . berharap anak maria bukan anak joan
Read All Reviews
Pembalasan Sang Siren

Pembalasan Sang Siren

Nama itu tidak pergi setelah layar ponsel menggelap. Klinik Saint Orla. Kiara berdiri diam di tengah apartemennya, ponsel masih berada dalam genggamannya. Ruangan di sekelilingnya sunyi, terlalu sunyi untuk sesuatu yang baru saja mengguncang bagian terdalam dari ingatannya. Tidak ada suara selain napasnya sendiri yang perlahan ia paksa tetap stabil.
657 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as silent woman
Read
+Library
THE BLIND SWORDWOMAN

THE BLIND SWORDWOMAN

bisik suara misterius itu dengan penuh kasih sayang. "Memangnya apa yang kau tau," ucap Okiku, yang membuat sosok misterius itu terdiam. "Dunia ini tidak membutuhkan orang cacat seperti ku," ucapannya itu begitu membuat sosok itu tersentak, lalu tiba-tiba saja muncul dalam wujud siluet dan langsung memeluk gadis itu dari arah belakang, membuat gadis itu merasakan sesuatu yang selama ini tidak pernah ia rasakan sejak ia dilahirkan.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as silent woman
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status