Dosa dalam Cinta
Kata-kata yang dulu begitu mudah diucapkan kini menjadi serpihan yang menusuk, menggantung di tenggorokan, menolak keluar.
Tiba-tiba, suara langkah terdengar dari arah belakangnya, pelan namun jelas, memecah keheningan yang pekat. Satrio menoleh perlahan, napasnya tercekat, dan di antara kabut dan hujan, ia melihatnya. Sosok wanita itu—Kalina—berdiri tanpa payung, rambutnya basah tergerai, matanya merah menyala dalam gelap. Di wajahnya, ada senyum tipis yang mencabik, bukan senyum manusia, melainkan senyum yang membawa beban rahasia gelap, senyum yang dingin seperti cengkeraman kematian.
Bab Populer