Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia

Takdir Baru: Istri Kontrak Sang Mafia

Sebuah senyuman tipis, yang tampak sangat samar namun menyimpan lapisan kesedihan dan kepasrahan yang mendalam, tersungging di sudut bibir wanita berparas jelita itu. ​"Mansion itu terlalu sepi dan kosong, Suster, tidak ada hal menarik yang menunggu kedatangan saya di sana," kata Tiffany, nada suaranya terdengar sangat lempeng, memantulkan kejujuran emosional yang dingin.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai silent woman
Baca
+Pustaka
WANITA PENAKHLUK MALAM

WANITA PENAKHLUK MALAM

Caren hanya tersenyum dan sesekali menelan ludah. Caren mengambil wine di sisi kasur dan menuangkannya ke dalam gelas. Kemudian Caren duduk lagi dan lanjut menyaksikan Fany. Mata Caren seolah tak bisa berkedip. Caren terus menatap dan sesekali tertawa merasa gemas. Setelah merasa cukup, kemudian Fany perlahan menaiki ranjang dengan terus menukik pantatnya ke atas. Fany merangkak seperti cat women dan langsung menyambar bibir Caren.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai silent woman
Baca
+Pustaka
Lima Tahun Penantian dalam Sunyi

Lima Tahun Penantian dalam Sunyi

Ricky mengangguk dengan perasaan merana. "Hmm." Aku pun memeluk pinggang Ricky dan berjinjit. Lalu, aku mencium jakunnya. "Sekarang, masih cemburu?" Sorot mata Ricky meredup. Lalu, dengan sekali sentuh, Ricky mematikan lampu kamar. Hiruk-pikuk dunia pun menjauh. Kini, di dunia kami hanya menyisakan kami berdua. TAMAT
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai silent woman
Baca
+Pustaka
Penghangat Ranjang Tuan Sean

Penghangat Ranjang Tuan Sean

“Sederhananya, kita ciuman di sini,” ujar Sean, mengakhiri keheningan yang sempat menguasai ruangan ini ketika melamunkan ingatannya semalam. Mata Catherine melotot seketika. Ditunjuknya patung Dewi Silencia sambil berujar tak percaya, “Ini tempat— maksudku ruangan suci, ‘kan? Bukankah ini sedikit tidak pantas?”
353 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai silent woman
Baca
+Pustaka
Beautiful Sin

Beautiful Sin

Seluruh pasang mata yang memerhatikan wanita berparas cantik, meskipun sudah melahirkan seorang anak berusia dewasa, tetap menarik atensi mereka dengan wajah kencang dan tidak melupakan status wanita tersebut. Mereka memberikan salam hormat dan dibalas sangat hangat oleh wanita yang tidak segan memberikan senyum lebih ramah. Pintu menjulang tinggi itu dibuka sedikit tergesa, lalu mendapati pria dengan nama belakang Sener sedang memeriksa beberapa laporan.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai silent woman
Baca
+Pustaka
Wanita yang Kau Sakiti

Wanita yang Kau Sakiti

Tanpa salam dan mendengar suaranya, aku sudah bicara terlebih dahulu. "Halo, Sayang. Kamu nggak perlu khawatir begitu sama istri tercintamu. Mereka aman bersama kami. Lihatlah mereka sedang tertidur pulas. Ha ha ha." Tertawa sangat menjijikkan. Orang itu melakukan panggilan video tetapi menggunakan kamera belakang. Sehingga aku tidak bisa mengenali pelakunya. Haya terlihat sedang tertidur di kursi depan tangan diikat ke belakang. Ah, itu bukan tidur melainkan pingsan.
29.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 981 kali sebagai silent woman
Baca
+Pustaka
A Gentle Kiss

A Gentle Kiss

Pagi, dan ini hari minggu. Suara denting piano terdengar dari lantai satu rumah Devan. Warmes on the soul judul yang ia bawakan. Baru pertama memainkannya. Dia tahu, Raina suka memutar lagu tersebut lewat ponsel. Itu lagu itu untuk istrinya.
9.818.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 539 kali sebagai silent woman
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Itu membuatnya malu dengan angan yang tinggi. Ada sebuah tulisan yang membuat Gea tercengang, SELAMAT DATANG ISTRIKU. Gea mengeja dengan kalimat yang benar, sampai detik ini dia masih mengira itu hadiah untuk orang lain. Hingga suara seorang wanita mengagetkan Gea. "Selamat malam, Nyonya Rayyan. Seseorang sedang menunggu anda. Ikuti rute ini hingga mengarah langsung padanya."
9.889.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai silent woman
Baca
+Pustaka
CINTA DITENGAH KESENDIRIAN

CINTA DITENGAH KESENDIRIAN

Perempuan yang selalu diperhitungkannya dan ditungu setiap sore. “Niki.” gumamnya pelan. Dilihatnya perempuan itu kali ini memilih duduk sangat dekat sekali dengan bar. Hari ini dia menggunakan sepatu flat. Bajunya juga santai. Mungkin karena ini weekend. Rambutnya kali ini diikat kuda. Dia cantik sekali, pikir Simon. Perempuan itu semakin mendekat. Dia melihat Simon dan tersenyum. “Aku pesan seperti biasa, ya.” ucap perempuan itu kepada Simon.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai silent woman
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Siluman

Terjebak Gairah Siluman

Gairah hitam dari kedua siluman itu mengalir masuk seperti racun yang manis, membakar rahimnya dan membuat setiap saraf di tubuhnya bergetar hebat. "Sekarang giliranku masuk ke lubang yang lain," siluman bertaring patah itu membalik tubuh Wulan hingga posisi menungging di atas lantai yang licin. "Jangan di sana... ughhh!" Wulan mencoba memprotes saat merasakan ujung yang tumpul dan besar menekan lubang belakangnya. "Diam dan terima saja!" siluman itu menghantamkan miliknya dengan satu dorongan kuat.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai silent woman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status