LAILA
Ayah lalu menuju Lemari Perpustakaanku dengan cepat aku memeluk kaki Ayah untuk menahannya, ''Jangan Ayah, itu Novel Favoritku.
Ayah memegang bahuku dan mendirikanku, "Jika Ayah lihat kamu berpikiran yang tidak-tidak lagi. Ayah tidak segan membakar Novelmu."
Aku mengangguk tanda setuju dengan syarat Ayah.
Ayah kembali bicara, "Pergilah ke dapur! Fernan sudah di sana sedang makan bersama Ibu."
Aku segera pergi ke dapur tapi Fernan sudah tidak ada dan Ibu bilang, "Fernan sudah pergi ke Kota lagi..."