Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Taruhan Dengan Ceo Muda

Taruhan Dengan Ceo Muda

tanya Verlyn setelah berada di tengah ruangan. “Nona bisa berdiam diri di sini untuk duduk dan beristirahat lebih dulu sembari menunggu acara dimulai dan Tuan Presdir memanggil Anda untuk naik ke atas panggung,” jawab Sofia. Verlyn hanya bisa menghela napas panjang dan duduk di salah satu kursi dengan hati-hati. “Memangnya harus sampai… seperti itu, ya?” tanyanya heran.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as sofa tunggu
Read
+Library
CEO Buaya Darat

CEO Buaya Darat

tanya Indra lewat sambungan telepon. "Aku di rumah, Dra. Ada apa?" Sofie balik bertanya. "Aku tunggu satu jam lagi di lobi apartemen ku! Aku berangkat sekarang!" perintah Indra tegas.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as sofa tunggu
Read
+Library
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

“Oh, iya. Cepat mandi, aku tunggu di bawah dalam waktu 10 menit.” 10 menit? Anita hendak protes namun tidak jadi karena Sagara sudah keburu pergi. Sebagai manusia, langkah Sagara begitu cepat bagai setan. *** Sagara duduk sendiri menunggu Anita di kursi sofa yang berada di lobi hotel. Sambil mengisi waktu kosongnya ia membaca sebuah majalah lama yang tertata rapi di rak majalah yang di sediakan pihak hotel.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 261 Times as sofa tunggu
Read
+Library
Penguasa Hati sang Presdir

Penguasa Hati sang Presdir

Jika tidak memiliki tanda pengenal, seseorang harus turun untuk menjemput tamu tersebut. Sofia telah menunggu sekitar belasan menit, tapi Savon belum turun juga. Ketika Sofia hendak meneleponnya, Savon kembali mengirimkan pesan. [ Kak, maafkan aku. Liftnya ramai banget, tunggu sebentar, ya! ] Sofia membalas. [ Oke. ] Angin malam terasa menusuk sampai ke tulang-tulang. Sofia dan kedua orang yang datang bersamanya berdiri di depan pintu, beberapa orang yang lewat menatapnya dengan sinis dan aneh.
9.450.2K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as sofa tunggu
Read
+Library
Dari Pegawai Jadi Mempelai

Dari Pegawai Jadi Mempelai

Punggungnya terlalu tegak hingga terkesan pria itu sudah lama menunggu Elia dan nyaris kehilangan kesabarannya. “Prof,” sapa Elia lirih disertai anggukan samar. “Duduk.” ‘Astaga, bisa gak ramah dikit aja?’ gerutu Elia dalam hati. Elia meletakkan pantatnya di atas sofa dengan hati-hati, seolah sofa itu terbuat dari kulit telur yang mudah pecah. Beberapa saat lamanya Elia menunggu Wirasena bicara, tapi tak kunjung ada suara. Keheningan masih terus berlanjut hingga Elia merasakan tulang ekornya kebas.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as sofa tunggu
Read
+Library
Karenamu Kujatuh Cinta

Karenamu Kujatuh Cinta

“Katanya ada restoran enak dekat sini. Kamu ada waktu, kan?” “Boleh.” “Oke, sip. Jam tujuh malam nanti aku tunggu di lobi, ya!” seru Revano riang sambil mengacungkan salah satu ibu jarinya. Senyuman ceria pria itu sungguh seperti matahari yang bersinar mencerahkan hari. Seketika saja suasana hati Sofie berubah cerah ceria. Sekali lagi Sofie terpesona oleh senyuman itu.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as sofa tunggu
Read
+Library
Marrying The Mute Girl

Marrying The Mute Girl

Ia segera bergegas ke belakang dan membuka loker untuk menyimpan tas, membungkuk pelan dan tersenyum pada beberapa karyawan lain yang menyapanya dan sesekali ia jawab dengan bahasa isyarat. Begitu kembali ke depan, Sofia sudah menunggunya di meja kasir lengkap dengan sebuah nampan di tangan. Wanita itu menatap sebuah jam dinding yang terpajang di dekat pintu masuk. “Nyaris empat puluh menit. Kau ke mana saja?” tanya Sofia. Ia memperhatikan bagaimana wanita itu masuk kafe dengan napas yang tak beraturan dan langsung melesat ke belakang.
556 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as sofa tunggu
Read
+Library
WANITA LAIN DI RUMAHKU

WANITA LAIN DI RUMAHKU

ucap pria itu dengan nada yang tidak menerima penolakan. Jantung Arini berdegup kencang, ia teringat mobil Rolls Royce yang ia lihat dari atas restoran tadi, rupanya pemiliknya memang sedang menunggunya. "Saya sedang menunggu seseorang. Katakan pada Nyonya Sofia bahwa saya tidak punya waktu untuk berbicara malam ini."
4.2K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as sofa tunggu
Read
+Library
Tergoda Suami Sewaan

Tergoda Suami Sewaan

Mereka meneruskan langkah menuju ruangan depan di mana Hadrian baru selesai menelepon Kirman. Sophia berpamitan dan Hadrian memberinya tips. Zaara duduk miring di sofa sambil memeluk kedua lututnya. Rasa mual di perut masih terasa, tetapi ditahannya agar tidak kembali muntah. "Ra, kamu nginap di mana? Kuantarkan," tutur Hadrian sambil duduk di kursi seberang.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as sofa tunggu
Read
+Library
Dimanja Suami Kontrak

Dimanja Suami Kontrak

Di depan pintu besar berlapis kaca buram, dua petugas keamanan DGroup berdiri tegak, wajah tanpa ekspresi, seakan memberi peringatan tak tertulis bahwa tak semua orang boleh lewat. Begitu Khailas dan Lura tiba, pintu otomatis terbuka, mengungkap ruang tunggu eksklusif dengan interior modern dan pencahayaan hangat. Tidak ada kursi plastik biasa di sini, semuanya sofa kulit mewah dengan meja kopi marmer dan dispenser minuman yang berdiri senyap di sudut ruangan.
1016.4K viewsCompletedAdded to Library 442 Times as sofa tunggu
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status