Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AMORAGA

AMORAGA

Gita mengambil ponselnya lalu memotret pesan dari Raga. "Ngapain pake di foto, sih?" "Ini langka, Ra. Saraga Imanuel? Ngirim pesan ke lo? Kalo salah kirim, sih, gak mungkin chat itu isinya nama lo-Amora." "Yaudah, sih, gak usah heboh gitu. Palingan dia iseng." Gita menggelangkan kepalanya cepat. "Enggak! Lo harus bales!"
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai souta izumi
Baca
+Pustaka
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

Sementara Izul menarik salah satu sudut bibirnya membentuk senyum penuh kemenangan disana. “Za, aku bisa jelaskan semuanya, em?” Adrian memegang kedua tangan Azizah, mencoba meyakinkan gadis itu dengan ekspresi sungguh-sungguh. “Hala, kau jangan percaya dia, Za. Dia itu—“
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai souta izumi
Baca
+Pustaka
RD. SEIYA SEKATA

RD. SEIYA SEKATA

Rade duduk di meja kerjanya, sementara Rafly langsung masuk ke ruangannya. Saat Rade hendak menyalakan komputer, tiba-tiba Aden duduk di sampingnya. “Eh, Nona RM Saiyo Sakato. Kamu gak malu ya jalan sama suami orang,” ucap Aden sinis. “Eh, kamu mulutnya bisa dijaga gak? Lagian siapa itu RM Saiyo Sakato,” Rade terdengar marah. “Ya kamu lah, kan yang namanya Seiya Sekata cuma kamu di kantor ini.”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai souta izumi
Baca
+Pustaka
Perfect Game

Perfect Game

“Perkenalkan. Sakuto Yogiri, 20 tahun. Aku memiliki passive bernama sunshin. Mohon maaf atas ketidak sengajaan ku menyerang mu karena aku merasakan ledakan Imajinasi dan stamina yang besar. Jadi ku tadi mengaktifkan skill ku, ya sekalian hitung hitung latihan si hehe” jelas Sakuto Yogiri “Latihan? Latihan untuk apa kalau boleh tau?” Tanya Lan penasaran
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai souta izumi
Baca
+Pustaka
FIORE

FIORE

Etheldreda Cindyriesoursriri
Iris membungkuk, memberi hormat. “Salam kenal,” kata Aria dengan suara yang terdengar ceria. Iris tidak menyangka akan sambutan seperti itu. Aria memiliki rambut panjang acak-acakan, sebatas pinggang, berwarna pirang yang sangat pucat dan kedua mata memiliki kantung mata yang terlihat menonjol. Iris merasakan aura yang aneh darinya. Mungkin karena ia masih memakai kacamatanya di atas kepala atau karena penampilannya saat ini.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai souta izumi
Baca
+Pustaka
Si Bungsu Shintya

Si Bungsu Shintya

"Iya, makasih ya." "Iya.. Iya. Senyum donk." Felisia memperagakan senyumnya, agar bisa di ikuti oleh Shintya. Karena tidak ingin mengabaikan senyum sahabatnya ini, Shintya pun tersenyum. Semenjak di tetapkan di kelas VII-A, Felisia adalah orang yang pertama sekali dekat dengan Shintya. Selain postur tubuh yang tinggi, rambut yang panjang, kulit yang putih, Felisia juga memiliki sifat yang ramah, dan murah senyum. Itulah yang menyebabkan Shintya mau bersahabat dengannya.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai souta izumi
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

Andai saja Cita bisa memiliki salah satunya, mungkin hidupnya sekarang tidak akan sampai seperti ini. ~~~~ “Pagi.” Cita membalas sapaan tegas, dari seorang wanita yang meneleponnya pagi itu. “Maaf, dengan siapa saya bicara?” “Saya Permaisuri Sagara, kuasa hukum yang ditunjuk pak Lex untuk menangani perceraian, Ibu,” ucapan Mai dilontarkan dengan tegas, dan sangat formal. “Benar saya bicara dengan Ibu Cita Lukito?”
9.839.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai souta izumi
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Dia ikut duduk di karpet bersama mereka, tertawa mendengar gosip kantor yang ketinggalan sejak dia cuti. Eh, tapi serius deh,” kata Dita sambil memperhatikan wajah Selin lebih dekat. “Lo kelihatan beda.” Selin mengangkat alis. “Beda apaan?” “Lebih kalem.” Yang lain ikut menimpali, “Iya ya. Biasanya lo paling ribut.” Selin tertawa kecil. “Mungkin karena habis kecelakaan kali. Jadi tobat.”
10799 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai souta izumi
Baca
+Pustaka
Pesona Panas Tuan Idol

Pesona Panas Tuan Idol

“Selamat pagi Souta.” Souta tersenyum mengangkat tangan antusias. “Selamat pagi Asuki chan,” sapanya balik. “Bagaimana kabarmu?” tanya Asuki berbasa basi. “Aku sangat baik, tapi aku harus ke toilet sekarang. Aku titip sebentar tempat ini.” Souta pergi sebelum Asuki sempat mengiyakan permintaan pria itu. Suota menahan sakit perutnya sejak tadi.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai souta izumi
Baca
+Pustaka
Catur Rogo

Catur Rogo

Pertanyaan itu spontan terlontar dari bibir merah muda Mahes. "Tato? Gue enggak suka tato. Enggak minat buat juga." Mahes mengerutkan keningnya. Bagaimana bisa Taksa mengelak sementara dengan jelas dirinya dan Bagas melihat ada gambar naga, ah, mungkin ular, yang jelas itu adalah hewan melata. Gambar itu ada di bagian dada kanan Taksa dengan ukuran cukup besar. Mahes hanya diam saat Taksa berjalan menuju kamar. Ia tak berniat menanyakan hal itu lagi.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai souta izumi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status