Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Yang Tertunda

Hasrat Yang Tertunda

“Sebaiknya kau jangan pulang malam besok” “Biasanya aku pulang jam delapan paling malam, tapi karena aku menunggu anda jadi aku menggantikan temanku untuk pulang malam. Oya, Apa ada yang ingin anda bicarakan tuan?” “Maaf, karena menungguku kau jadi pulang larut begini” ucap Rey merasa bersalah. “Tidak apa tuan, aku tidak keberatan menunggu anda” Arlin menyelipkan helaian rambutnya di telinga, terlihat manis hingga membuat Rey menatapnya beberapa saat.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai still waiting artinya
Baca
+Pustaka
AKU TUNGGU DUDAMU

AKU TUNGGU DUDAMU

“Maaf, saya tidak tertarik pada Anda dan saya juga tidak ingin mendua. Sebaiknya Anda pergi sekarang.” “Aku tungguin kamu sampai duda!” sentak Sharena penuh tekad, Saka kehabisan kata-kata, dia menatap Sharena jengah lalu memejam berat. Ada apa dengan hidupnya?
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 482 kali sebagai still waiting artinya
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

w* may ya'mal miṡqāla żarratin syarray yarah, dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. *** Penampilan yang kedua yaitu seni musik dan seni suara oleh Dini CS, perwakilan kamar nomor dua ratus lima belas. Membawakan lagu bahasa inggris yang berjudul perpect. Akhirnya, Kawan-kawan mulai tahu bakat Dini. Dini banjir tepuk tangan yang sangat meriah.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai still waiting artinya
Baca
+Pustaka
Penantian Sia-sia, Aku Bukan Orangnya

Penantian Sia-sia, Aku Bukan Orangnya

[ Seluruh kota penuh angin dan hujan, tapi selalu ada yang mengantarku pulang dan menjadi matahariku. Di foto itu, terlihat wajah samping Hector. Dia sedang memegang setir. Aku tersenyum kecil, merasa sedikit lega. Bagus sekali. Aku menunggu di depan gedung konser sampai bubar, sementara dia menemani Raelyn. Aku menunggu semalaman di parkiran, dia juga tidak datang. Demi lima tahun pernikahan, aku menunggu dia berubah pikiran. Kali ini, aku tidak ingin menunggu lagi.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai still waiting artinya
Baca
+Pustaka
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Namun justru karena ketidaksempurnaan itu, setiap karya terasa jujur. Rani berhenti di depan satu lukisan: sesosok perempuan berdiri di tepi pantai, menatap laut, tapi wajahnya kabur oleh cahaya. Di bawahnya tertulis: > “Dia tidak menunggu siapa pun, tapi tetap berdiri di sana — karena laut tak selalu tentang menunggu.” Rani tersenyum kecil. “Lucu ya, kadang yang paling hilang justru yang paling kita pahami.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai still waiting artinya
Baca
+Pustaka
CINTA YANG DI NANTIKAN

CINTA YANG DI NANTIKAN

padahal kan karna ada Virus Covit19 ini semua kegiatan Libur jadi tugas sekolah pun harusnya libur pikir Sahira "Seharusnya ya Ra" Shareen menyetujui kata-kata sahabatnya itu. "Ren, aku boleh jujur gak?" Tanya Sahira.Shareen yang berjalan beriringan dengan Sahira mengernyitkan dahinya dan melihat sahabatnya itu yang menatap kearah depan. "Iya,kenapa Ra?" Tanya Shareen penasaran. Sahira melirik sahabatnya itu kemudian kembali melihat kedepan dan terus berjalan beriringan menuju kelas mereka
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai still waiting artinya
Baca
+Pustaka
Menantu yang Tak Diharapkan

Menantu yang Tak Diharapkan

“Ramai.” “Media?” “Masih ada yang menunggu.” Aluna mendesah pelan. “Bagus. Artinya mereka sudah mendapatkan apa yang mereka mau.” Arga menatapnya sejenak sebelum berkata, “Belum semuanya.” Aluna mengerutkan kening sedikit. “Maksudmu?” Arga tidak langsung menjawab. Tatapannya justru beralih ke arah jendela kamar.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai still waiting artinya
Baca
+Pustaka
Satu Miliar Untuk ART

Satu Miliar Untuk ART

Titin langsung dibaringkan di atas kursi sofa, Nilam langsung duduk di samping ibunya, terlihat seorang art mengoleskan minyak kayu putih di hidung Titin. "Astagfirullah, cobaan apalagi Tuhan yang harus kami terima, tolong anak kami Nia," gumam Udin sambil menatap pilu istrinya. Sedangkan Tuan Alex masih terus menyimak apa yang sampaikan sama polisi itu. Dari awal sampai akhir, Tuan Alex tidak menyela sedikitpun.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai still waiting artinya
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Dadakan Om Pewaris Tampan

Menjadi Istri Dadakan Om Pewaris Tampan

sapa Selo Ardi dengan ramah dan santun. “Siang, sudah lama menunggu?” tanya Sangga yang merasa malu karena dia kembali datang terlambat dari waktu yang telah mereka sepakati. “Belum, Pak!” jawab singkat Selo Ardi yang terpaksa harus berbohong. Sebenarnya Selo Ardi sudah menunggu selama satu jam di ruang tersebut. Mungkin karena ruang private itu terasa nyaman dan internetnya lancar membuat Selo Ardi merasa tidak bosan selama menunggu kedatangan Sangga.
1051.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai still waiting artinya
Baca
+Pustaka
Oleh-oleh dari Mertua

Oleh-oleh dari Mertua

Kembali terasa manis. "Jadi ... bagaimana aku bisa menunggu kalau gak tahu pastinya, Mas, sampai kapan?" Kuolah kalimat mempertanyakan kapan dia sampai menjadi lebih diplomatis, agar tidak digoda lagi. Dia terkekeh, sepertinya paham jika aku mempermainkan kata, "Kalau tidak delay, sore sudah sampai, Sayang. Kalau delay, ya, sampai malam." "Ya, sudah. Aku tunggu, Mas, sampai malam."
9.9370.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.1K kali sebagai still waiting artinya
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
Anies
baca cerita ini 2th lalu tapi pas bab terakhir aku gak berani baca waktu itu takut sad ending tapi hari ini aku baca lg beberapa bab terakhir dan beraniin buka bab Tamat'nya dan aku menyesal sudah parno duluan ternyata semua gak seperti yg aku bayangkan.. cerita author memang selalu luar biasa
dewi partuna_
Keren alurnya tidak tertebak. Typo nya sedikit. Karakter nya real bgt,tidak dipaksa paksa. Sukses menbuat aku kesal,marah,berdesir,puas,merinding,menangis,tersipu,dan tertipu oleh alur. Ada edukasi tipis2 juga mengenai Budaya. Kata kata nya pun indah setengah puitis. Ah baru kali ini beri rating .
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status