Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Membawa Lari Anak Kembar CEO

Membawa Lari Anak Kembar CEO

*** Kopi. Lara tahu betul ini adalah wangi kopi yang manis yang dicampur dengan susu dan sedikit tambahan bubuk cokelat. Seseorang baru saja menikmati seduhan itu kemudian mendekat padanya dan tiba di hadapannya. Samar bau wanginya seperti sedang memikat Lara. Teriring sentuhan di dagunya sebelum ia merasakan pagutan lembut yang membuatnya semakin yakin bahwa orang yang memagutnya ini baru saja menikmati kopinya.
9.9188.7K viewsCompletedAdded to Library 7.4K Times as suara kopi
Read
+Library
Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar

Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar

' jerit Vania frustrasi dalam hati, menahan sekuat tenaga agar tangannya tidak refleks merebut cangkir tersebut. Vania tahu benar detail kecil mutlak suaminya, yang sialnya lupa ia ceritakan pada Bumi: Aksa Valerine yang asli memiliki ritual minum kopi yang sangat pahit. Ia hanya meminum Espresso Black murni tanpa gula setetes pun yang diseduh dari biji kopi langka! Aksa asli akan langsung memecat pelayan yang berani menaruh pemanis di kopinya.
108.6K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as suara kopi
Read
+Library
Satria Idaman Wanita

Satria Idaman Wanita

Suara mesin kopi terdengar mendengung pelan, memecah keheningan ruang kerja yang luas dan kedap suara tersebut. "Nona mau dibuatkan kopi juga tidak?" tanya Satria setengah berteriak dari arah pantry agar suaranya terdengar. Vera mendongak dari tumpukan kertasnya dan menatap punggung lebar pengawalnya itu. "Boleh. Americano hangat, jangan pakai gula sama sekali ya." "Siap laksanakan, Nona Besar," jawab Satria santai.
1040.4K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as suara kopi
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Roti panggang, telur, buah, kopi. Saat kembali ke meja, Selin memperhatikan Rendra yang terlihat jauh lebih santai dari biasanya. “Kamu kelihatan beda pagi ini.” Ujar Rendra sambil mengaduk kopinya. Selin menoleh. “Beda gimana?” “Lebih santai." Selin tersenyum tipis. “Mungkin karena gak banyak mikir." Rendra mengangguk pelan. “Bagus.”
10798 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as suara kopi
Read
+Library
Sentuhan Manja Sang CEO Arogan

Sentuhan Manja Sang CEO Arogan

tanya Arum ke Cakra. "Kopi," jawab Cakra singkat. Arum masih diam mencoba untuk meresapi apa yang Cakra katakan. Ok, dia sebutkan kopi tapi kopi apa? Hitam apa cappucino atau kopi susu. Cakra dan Arum saling memandang satu sama lain. Tidak ada yang bicara. "Kenapa dia diam. Apa dia tidak dengar atau dia sengaja buat aku marah?" tanya Cakra dalam hati.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as suara kopi
Read
+Library
I Coffee You

I Coffee You

Mereka tidak ada yang tahu tentang tempat tersebut, kalaupun Kiki tahu lebih pada jika dirinya menyukai menu disana. “Mas pesan XCoffee buat kita?” tanya Kiki setelah memberi kode jika pekerjaannya akan dimulai. “Memang kenapa? Kopinya enak, aku belum menemukan kopi yang seenak ini.” Diego mengatakan dengan santai sambil meminum kopi miliknya. “Apa yang nggak enak buat kita kalau gratisan.” Kiki mengatakan dengan santai yang ditanggapi dengan suara tawa Diego “Mas, rapikan penampilan. Kalau mau cepat pulang, buruan berdiri.”
101.1K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as suara kopi
Read
+Library
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

"Mbak bagaimana bisa berhasil dan sukses seperti ini?" "Ya, kerja keras Yum. Pantang mneyerah." "Hebat kamu, Mbak. Hanya dalam waktu tiga tahun sudah seperti ini.Ckckckckkk ...!" "Sudah jangan muji terus." Kemudian, Yumna menyeruput kopi hitam kesukaannya. "Ehmmm, kok rasanya sedikit aneh Mbak kopine?" "Aneh gimana?" "Kayak bau bakaran apa ya? Aku lupa-lupa ingat, Mbak."
1078.8K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as suara kopi
Show Reviews (37)
Read
+Library
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Read All Reviews
Pernikahan Kedua Dengan Kakak Ipar

Pernikahan Kedua Dengan Kakak Ipar

ucap Manan Manan tahu bahwa Safia tidak menyukai kopi, mencium aroma kopi saja ia sudah mual apa lagi untuk meminumnya, wanita itu tadi pasti terpaksa membuatkan kopi untuknya dengan menahan rasa mualnya. Safia terdiam ia menatap kopi yang dibuatnya tadi yang telah disodorkan ke arah dirinya, aroma menyengat menyeruak ke dalam hidungnya. Lelaki ini mulai mengerjainya lagi. "Kenapa diam, apa kau tidak mendengarku?" tanya Manan. "A-aku tidak menyukai kopi, bukankah kau tahu itu?" protes Safia.
108.0K viewsOngoingAdded to Library 184 Times as suara kopi
Show Reviews (16)
Read
+Library
Namaku Malaja
Manan, Manan. Awalnya doang benci, ujung-ujungnya juga lo pasti bakalan cinta sama Safia. Semangat update-nya ya, Kak. Selalu ditunggu kelanjutan ceritanya. Soalnya nggak sabar pingin lihat Manan klepek-klepek sama Safia, hehe...
Isa Ann
heran banget ya sama orang tua yg maksain hidup anaknya kek begini bangeet. tapi karena dua2nya juga udah merasa dewasa, ya kudunga bis tanggung jawab sama pilihannya sendiri, Manaaaan. kunantikan penyesalanmu, hohoho
Read All Reviews
MADU YANG KUPILIH

MADU YANG KUPILIH

Aku menatap lelakiku tanpa berkedip, dia tersenyum manis sambil melangkahkan kakinya kearahku. "Maaf, membuatmu menunggu, dek?" ujarnya seraya mencium pucuk kepalaku lalu mendudukkan bokongnya dikursi disebelahku, mas Pras langsung menyeruput coffe yang masih belum kusentuh sedari tadi. "Mau mas pesankan makanan?" tanyanya, sku menggeleng karena aku memang sudah kenyang, aku menghabiskan satu Porsi nasi kuning yang dibelikan Nisa tadi.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as suara kopi
Read
+Library
Kopi Panas Untuk Si Jalang

Kopi Panas Untuk Si Jalang

“Iya, Nona.” “Bisakah aku memesan kopi kental, namun tak manis ataupun tak pahit.” “Dan …”Nona itu memerhatikan Latisya dari ujung kepala sampai kaki. Tatapannya tidak begitu sinis, tapi cukup ramah. Lalu melanjutkan ucapannya terhadap Latisya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as suara kopi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status