Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Marrying My Contract Bride

Marrying My Contract Bride

imbuh Mark yang membuat Alicia terkejut. “Oh? maaf, aku tidak tahu takaran kopimu,” ucap Alicia, Mark tersenyum “Tidak apa-apa, itu kan pertama kalinya kamu membuatkan kopi untukku,” ucap Mark “Lalu takaran yang benar bagaimana?” tanya Alicia “Cukup dua sendok makan kopi, tanpa gula,” jawab Mark yang membuat Alicia terkejut “Tanpa gula? kamu serius? lidahmu baik-baik saja?” tanya Alicia yang membuat Mark tertawa kecil
1.8K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as suara kopi
Read
+Library
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Grace mengambilnya dan dalam waktu lima menit, mesin itu kembali berfungsi normal. "Los Planes atau Blue Mountain?" tanya WIlliam yang tiba-tiba saja sudah berada di sampingnya sambil membawa dua bungkus kopi. "Uh, Blue Mountain," jawab pria sedikit kaget. Yang disebutkan oleh direktur itu adalah kopi-kopi termahal di dunia. Dia sendiri belum pernah mencicipinya, hanya pernah membaca artikel di majalah. William segera membuka bungkusan yang terbuat dari kain berserat kasar dan memasukkan biji kopi itu ke dalam mesin. Grace juga menyingkir memberikan ruang bagi pria itu mengoperasikan mesin kopi.
1047.3K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as suara kopi
Read
+Library
Madu Dari Suamiku

Madu Dari Suamiku

Bagaimana Mirna meregang nyawa dalam sekelip mata setelah meminum kopi sianida. "Ya sudahlah, sini kumakan kalau kamu nggak mau." Belum sempat ku menjawab ucapan Sandra, ponsel di atas meja berkedip-kedip. Menandakan ada pesan masuk. Kulangkahkan kaki mendekati tempat tidur. Setelah meletakkan, nampan di atas meja kuambil ponsel, lalu membuka pesan WA. [Halo Nona manis. Sarapannya sudah sampai? Selamat menikmati]
1022.0K viewsOngoingAdded to Library 440 Times as suara kopi
Read
+Library
Cinta yang Kau Bawa Pergi

Cinta yang Kau Bawa Pergi

Ke mana Delia? "Mas, ini kopi untukmu!" Tiba-tiba Delia sudah berdiri di belakangnya sambil membawa nampan berisi segelas teh panas dan secangkir kopi panas yang dari aromanya saja Barra tahu kalau itu kopi robusta. Dia penyuka dan penikmat kopi, makanya sangat paham beberapa jenis kopi dari aromanya. Bagi Barra wangi kopi bisa memberikan efek terapi. "Mau taruh di mana?"
10182.7K viewsCompletedAdded to Library 4.6K Times as suara kopi
Read
+Library
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

Karena Sena sontak menghentikan gerakan minum kopinya di udara, saat mendengar kata yang ketinggalan tadi. "Tidak masalah, May. Lagi pula setahu saya, belum ada orang yang meninggal hanya karena minum kopi sachet yang sudah kadaluarsa." Sena jijik sendiri mendengar gurauan garingnya. Sungguh ia bukan type laki-laki yang mudah untuk merangkai kalimat manis. Apalagi bercanda. Perudungan demi perudungan yang kerap ia terima dulu, mempengaruhi kepercayaan dirinya. Jujur, hingga ia sesukses ini pun, rasa minder terkadang sesekali muncul.
1031.6K viewsCompletedAdded to Library 663 Times as suara kopi
Read
+Library
Supirku Sayang

Supirku Sayang

Hingga keberadaan warung kopi pun semakin merambah hampir setiap lorong pedesaan. Aroma kopi menguar dari gelas Zaid dan Hafiz yang kini berada di hadapan mereka masing-masing. Kopi yang telah disaring beberapa kali oleh peracik memiliki aroma dan rasa yang khas dan tentu saja berbeda dari kopi sasetan. Zaid menghidu aroma kopi dari cangkirnya. Aroma kopi yang lembut, seakan memberikannya ketenangan atas masalah batin yang menimpanya.
106.2K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as suara kopi
Read
+Library
Suara Hati Adik Remaja

Suara Hati Adik Remaja

"Aku jual mahal dikit lah gimana sih kamu" "Nunggu lelaki nyosor duluan gitu hahahaha" "Tau ah, segitu amat pertanyaan kamu, aku aja gak pernah nanya-nanya sama kamu" "Itu dileher kamu apaan coklat?" "Ah ya ampun keliatan yah?" "Waduh gawat nih, ini cupang Andi lah?" "Ah cupang, ngeri juga Andi" "Enak tau,buat ah bergetar"
4.2K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as suara kopi
Read
+Library
Milk and Coffee

Milk and Coffee

Ia kemudian duduk di hadapan Sabrina. “Berkas yang aku susun dua hari terakhir, hilang, hehe,” Sabrina meracau. “Kasur empuk kali ya,” Awang terbelalak. Ia langsung menyeduhkan kopi untuk Sabrina. “Nih diminum!” katanya. Sabrina mengangkat kepalanya. Ia lalu menyeruput kopinya. “Enak,” pujinya. “Itu kopi instan,” balas Awang.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as suara kopi
Read
+Library
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

Mereka memberikan racikan kopi yang istimewa dengan rasa yang sangat otentik, tak khayal banyak pengunjung yang datang berkali-kali ke tempat ini. Suara pengunjung yang bersinambungan dengan riuhnya kota dihaluskan dengan tawa dan desir angin pohon-pohon hijau yang ditanam di sekitar kedai tersebut. “krincing” suara bel pintu masuk kedai berbunyi. Diskusi itu rehat sejenak, sudah seperti paruh waktu saat pertandingan sepak bola antar negara. Obrolan serius terahlihkan dengan kehadiran seorang wanita yang baru saja terbit dari pintu masuk kedai.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as suara kopi
Read
+Library
Tetangga Kos Menawan

Tetangga Kos Menawan

jawab gw "Tapi kalo lo bisa kombinasiin antara kopi dan gulanya secara pas, pasti rasanya bakal nikmat" jawab gw sok belagu "Tapi kalo gw liat di coffeeshop, kadang kadang malah ada orang yang minum kopi tanpa gula sama sekali. Apa tetep enak ?" lanjut Rena "itulah Ren, sifat dan kesukaan setiap orang itu berbeda. Semuanya serba relatif dan ga pernah sama satu dengan yang lain" jawab gw
8.918.3K viewsCompletedAdded to Library 657 Times as suara kopi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status