SUAMI YANG DIHINA KELUARGAKU
"Aku juga, tapi kita harus kuat. Demi kamu, demi bayi kita, demi Yumna dan Yusna."
Sella memejamkan mata. Nafasnya teratur, tapi masih berat. Yitno mengelus rambut istrinya, menyeka peluh yang menempel di pelipis.
Sementara itu, di luar ruangan, Yumna duduk termenung. Tatapannya kosong, pikirannya melayang ke segala arah. Ia menggenggam erat jemari Yusna.
“Yumna…” suara pelan Yusna memecah keheningan. “Ibu kenapa?”