KEMBALINYA SANG RATU
Sujud yang Tidak Menuju-Nya
Aku sujud,
tapi tak tahu: kepada siapa sesungguhnya dahiku ini menyentuh?
Apakah Engkau, Wahai Kekasih,
atau hanya bayangan dari diriku sendiri?
Aku melafazkan nama-Mu,
tapi diam-diam ingin disanjung,
ingin dilihat sebagai kekasih-Mu,
padahal tak sekali pun aku benar-benar tenggelam dalam-Mu.
Aku shalat,
tapi bukan karena rindu,
melainkan agar aku disebut hamba yang taat,