Menggoda Ayah Mantan Kekasihku
Tapi dari balik kaca, Ares berdiri, menatap punggung Raya menjauh, jemari tangannya mengepal kuat di samping tubuhnya.
Lapangan belakang villa sudah ramai. Rumput hijau, langit mendung tipis, dan suara tawa para karyawan memenuhi udara. Panitia menyusun semua peserta ke dalam kelompok acak sesuai undian yang sudah ditentukan sejak pagi.
“Untuk tim dua, Sari dan Bima. Dan Tim tiga, Naraya dan Pak Ares, ” seru panitia.
Raya menoleh spontan. Jantungnya mencelos.