Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Diselingkuhi Tunangan, Dinikahi Duda

Diselingkuhi Tunangan, Dinikahi Duda

Tuan Abdar yang memiliki ketampanan pria Arab dan bertubuh atletis memandangi Pamela yang tidak berdandan dan bergaun panjang dengan penutup kepala yang ia gunakan sekenanya. “Masih belia?” Abrar bertanya pada Ace. “Masih dua lima tahun. Sangat belia dan pencemburu berat.” Kini gantian Abrar yang tertawa seolah-olah menanggapi kekhawatiran yang tidak pupus dari wajah Pamela meski Ace mencoba menenangkannya dengan merangkulnya. “Wanita-wanita diluar itu sudah mempunyai pemilik. Para singa di lantai atas.” ucap Abrar, ikut membujuk kecemburuan Pamela.
1018.7K viewsCompletedAdded to Library 447 Times as ta ra ram pam
Read
+Library
RAHIM PELUNAS HUTANG

RAHIM PELUNAS HUTANG

Tariak Justin keras, menggema di seluruh ruangan sebagai peringatan untuk semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut. "Arghh!!! Jangan kau potong jariku, Justin. Aku mohon." "Aku bersumpah tidak akan mengganggu istrimu lagi." Ucap Liam lagi, memohon kepada Justin. Terlambat, Justin tidak terima pengampunan dari siapapun itu. "Anggap saja ini adalah pertunjukkan menarik di pesta pernikahanku yang tidak akan kalian lupakan selamanya." "Bukankah sebuah pesta pernikahan harus ada pertujukan? Nikmatilah pertunjukan ini." Ucap Justin kemudian tepat setelah salah satu jari Liam terputus begitu saja.
10905 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as ta ra ram pam
Read
+Library
CEO Tampan Itu Memaksaku Menjadi Aktris

CEO Tampan Itu Memaksaku Menjadi Aktris

Tanya Oryza “Jangan khawatir, semua sudah oke. Karena subscriber kita sudah mencapai satu juta kita harus mempersembahkan sesuatu yang hebat untuk para pendukung kita. Aku sudah mendapat izin juga menggunakan panggung setelah akhir acara sebelum dibersihkan. Jadi … ayo kita mulai!” Kevin mengeluarkan kamera dan mulai merekam. “Hai guys, hari ini adalah hari spesial. Kalian pasti tahu kan … ya … kan.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as ta ra ram pam
Read
+Library
Trauma pacaran

Trauma pacaran

pamitku. Aku meletakkan bungkusan di samping laptop sambil mengecek ponsel yang sedari tadi tidak aku sentuh. Apa orang itu bang Dika? Ada beberapa pesan dan satu panggilan tak terjawab darinya beberapa menit yang lalu. Bang Dika [Kesha masih di kampus?] [Kesha bisa keluar sebentar?] [Dika di luar ruang k15.] Panggilan suara tak terjawab pukul 18.45
3.4K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as ta ra ram pam
Read
+Library
PESONA PAMAN TAMPAN

PESONA PAMAN TAMPAN

"Tidak perlu, Tuan. Saya hanya meminta Agar anda lebih memerhatikan lagi Kimberly! Dia masih terlalu kecil untuk mandiri.” Adrian tersenyum lembut. “Baiklah. Nanti malam saya tunggu kedatangan Anda,” ujarnya. “Sampai jumpa kembali!” Tamika mengangguk sopan. “Kalau begitu, saya pamit permisi, Tuan. Semoga lekas sembuh," ucap Tamika tersenyum lembut. Dia masuk ke dalam mobilnya. "Sampai jumpa lagi, paman tampan!" gumamnya pelan.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as ta ra ram pam
Read
+Library
Prince Tampan vs Princess Galak (Indonesia)

Prince Tampan vs Princess Galak (Indonesia)

ucap Bella yang sembari memegang tangan Rasya, sementara Rasya menoleh lalu menggeleng sembari sesekali meringis kesakitan. "Nggak usah, perut gue sakit banget karena ini hari pertama gue datang bulan," Jessy mendelik heboh. "What?! Berarti beneran dong kalau kemaren lo itu PMS dih masih gak percaya aja lagi tuh Rafli," Rasya hanya terdiam sembari tetap memegang perutnya, namun kemudian ada seseorang yang berdiri di depan toilet lalu memanggil Jessy.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as ta ra ram pam
Read
+Library
Memoar Rasa

Memoar Rasa

Ting! Notifikasi ponselku berbunyi, menandakan ada pesan yang masuk. Dan ternyata, tidak lain dan tidak bukan adalah pesan dari sang dewi yang sekarang sedang berada jauh di negeri kincir angin. Mungkin juga ia sedang melihat kincir angin yang bergerak terus-menerus tanpa melihat hambatan di depannya. "MASS, CEPET BALES MESSAGE INI! PENTING!"
2.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as ta ra ram pam
Read
+Library
Dandelion (TAMAT)

Dandelion (TAMAT)

Arka teriak di ruangan itu, tangannya memukul kencang meja kebesaran Papanya. "Antarkan dia pulang, dia menunggumu di luar." titah Rama pada putranya. Arka berjalan beriringan dengan Tania. "Aku senang kamu berubah lebih hangat setelah kita tunangan. Aku yakin setelah kita menikah nanti, kita akan menjadi keluarga yang bahagia dan saling mencintai." Tania meraih lengan Arka untuk digandengnya tapi Arka spontan menjauh.
1017.8K viewsCompletedAdded to Library 462 Times as ta ra ram pam
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status