Aku, istri kedua
ucapnya kembali.
Aku melafalkan taawudz , basmallah, dan surat Al Fatihah kembali, meskipun bacaan tak semerdu santri lainnya, aku terus belajar semoga tajwid yang ku baca tak ada lagi yang salah seperti bacaan pertama.
“Aamiin,” ucapku setelah mengakhiri bacaan tersebut.
“Ulangi lagi,” ucap Ustadzah.
Aku bingung kesalahanku di mana, bahkan aku sengaja memperlambat bacaan dan memperjelas tajwid saat ku baca.