Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengantin Pengganti Revano

Pengantin Pengganti Revano

Tatapannya berganti menjadi murka, tapi ia tidak bisa membantah di depan umum. Rania, dengan napas bergetar tetapi mantap, melangkah ke meja pencatatan, duduk di sisi Revano. Tangannya sedikit gemetar saat menerima pena. "Silakan tanda tangan di sini," ucap pegawai catatan sipil. Rania menatap kertas itu. Hanya satu tanda tangan yang akan mengikatnya pada pria di sampingnya—dan pada takdir yang belum ia pahami.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
MAAF MAS, AKU MEMILIH BAPAKKU YANG PIKUN.

MAAF MAS, AKU MEMILIH BAPAKKU YANG PIKUN.

Agar menjadi bukti kuat bahwa Mande sudah menanda tanganinya. [Aku punya buktinya, dan kamu menanda tanganinya secara sadar,] balas Rani mengirimkan foto tersebut. [Kurang ajar! Pasti kamu memalsukan tanda tanganku.] Mande emosi, tatkala merasa Rani sedang bermain-main dengannya. [Tanda tanganmu itu asli, kamu tidak bisa menuntutku. Kalau kamu melapor pada polisi maka kamu sedang memancing umpan untuk dirimu sendiri,] balas Rani.
1016.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 383 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami

Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami

Raisa meyakinkannya sekali lagi, "Benar." Hani dan Riani juga memberikan kata-kata penyemangat. Baru setelah itu Naya menggenggam pena dengan erat, menuliskan namanya goresan demi goresan di kolom tanda tangan. Ada beberapa kolom tanda tangan dan bagian cap jempol, Riani dengan sabar menunjukkannya.
9.5308.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.3K kali sebagai tanda tangan rani
Tampilkan Ulasan (72)
Baca
+Pustaka
Shani Alvaro
awal2 baca novel ini aku Kira karakter raisa ini wanita yang punya prinsip... waktu dia nerima bravi aja itu dah aneh bngt..karna bagaimana pun bravi sma Kevin itu adik kakak walaupun beda ibu...sekarang malah tambah ngawur lagi .. malah jadian sama si Rey... lama2 karakter raisa jd murahan bngt..
Anisya Kuran
awalnya aku pikir ceritanya bakal pasaran karena prolog nya nyaris sama dgn novel tetangga tapi pas lanjut baca lanjut baca lagi lanjut baca terus.. ternyata seru banget. walopun genre nya mirip2 yaitu pengkhianat an pernikahan tapi cerita nya fresh dan bikin nagih. semangat update sampe ending thor
Baca Semua Ulasan
Surat Cerai Dari Ibu Mertua

Surat Cerai Dari Ibu Mertua

Dengan terpaksa dan dengan eskpresi wajah yang masih datar, Chandra mencoba membalas jabatan tangan wanita di depannya saat itu. "Aku Chandra," jawab Chandra singkat. "Rani ini pernah sekolah di luar negeri loh, Chandra. Dam sekarang dia sedang mengelola bisnis butiknya. Dia hebat ya, masih mudah tapi sudah punya usaha sendiri," puji Hesti pada Rani membuatnya tersipu malu. Namun, eskpresi wajah datar Chandra masih sangat jelas terlihat. Tak menampakkan antusias apapun mendengar perkataan Hesti tadi.
12.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 483 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua: Aku Tidak Mau Menikahimu Lagi!

Kesempatan Kedua: Aku Tidak Mau Menikahimu Lagi!

Itu tanda tangan seseorang yang sudah menghitung risiko dan keuntungan. “Jadi aku adalah risiko,” bisiknya pelan, dan ada sesuatu dalam nada suaranya yang berubah, bukan sedih, melainkan dingin. Rani menarik napas panjang, lalu membuka halaman baru di buku hitamnya dan menulis judul kecil di sudut atas. Saksi.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Kakak iparku yang terlalu sempurna

Kakak iparku yang terlalu sempurna

Inilah yang Dewi peringatkan… Hakim membuka map itu, lalu menatap ke arah Rani. “Nyonya Rani, apakah benar tanda tangan ini milik Anda?” Rani terdiam. Suasana hening, hanya terdengar bunyi detak jam dinding.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Mr arrogant Mrs simple

Mr arrogant Mrs simple

jawab Rania. “Kamu tenang aja. Aku orang yang bisa memegang kata-kata. Ayo tanda tangani dan cepat keluar dari sini!” ucap Raka. Ia terlihat seperti mendesak Rania untuk segera menanda tanganinya. Akhirnya Rania memenuhi permintaan Raka. Dia siap dengan semua poin-poin yang ada dalam surat itu. Kisah ini baru saja di mulai. Inilah awal penderitaan Rania ketika menanda tangani semua perjanjian itu.
9.911.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Antara Pasal dan Perasaan

Antara Pasal dan Perasaan

tanya Ari, matanya semakin tajam. Pria itu menatap mereka lama, lalu menjawab, “Namanya Rani. Dia seorang mantan anggota tim yang pernah bekerja dengan Dimas. Tetapi dia juga orang yang tidak bisa dipercaya sepenuhnya. Kalian harus mencari dia, tetapi jangan pernah memberi tahu siapa pun tentang pertemuan ini.”
935 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Nasib Dikelilingi Tetangga Julid

Nasib Dikelilingi Tetangga Julid

tanya Irwan dan Rani berbarengan. "Iya...! Aduuhh..., anak saya pasti senang banget ini!" ucapnya girang. "𝘌𝘹𝘤𝘶𝘴𝘦 𝘮𝘦, 𝘚𝘪𝘳! 𝘔𝘢𝘺 𝘪 𝘩𝘢𝘷𝘦 𝘩𝘪𝘴 𝘢𝘶𝘵𝘰𝘨𝘳𝘢𝘱𝘩?"* *(Permisi, Tuan! Apakah saya boleh meminta tanda tangannya?)
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Malam Penuh Gairah Bersamamu

Malam Penuh Gairah Bersamamu

Padahal Tania belum sempat membaca semua isinya, tapi pria itu berseru tidak sabaran. “Kamu tidak akan menjadi pihak yang dirugikan. Sejak awal kamu yang menarik saya ke atas ran–” “Saya tanda tangan sekarang!” Seru Tania cepat. Ia tidak perlu diingatkan tentang kejadian di malam saat dirinya sedang gila. Rafael memasang senyum miring. Ia menyodorkan pena, lalu mengawasi Tania menandatangani kertas di depannya.
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status