Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Pasal dan Perasaan

Antara Pasal dan Perasaan

tanya Ari, matanya semakin tajam. Pria itu menatap mereka lama, lalu menjawab, “Namanya Rani. Dia seorang mantan anggota tim yang pernah bekerja dengan Dimas. Tetapi dia juga orang yang tidak bisa dipercaya sepenuhnya. Kalian harus mencari dia, tetapi jangan pernah memberi tahu siapa pun tentang pertemuan ini.”
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Malam Penuh Gairah Bersamamu

Malam Penuh Gairah Bersamamu

Padahal Tania belum sempat membaca semua isinya, tapi pria itu berseru tidak sabaran. “Kamu tidak akan menjadi pihak yang dirugikan. Sejak awal kamu yang menarik saya ke atas ran–” “Saya tanda tangan sekarang!” Seru Tania cepat. Ia tidak perlu diingatkan tentang kejadian di malam saat dirinya sedang gila. Rafael memasang senyum miring. Ia menyodorkan pena, lalu mengawasi Tania menandatangani kertas di depannya.
1016.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Sahabat Suami

Hasrat Liar Sahabat Suami

Rani menggigit bibirnya. "Anjing! Dasar perempuan sundal! Cepat tanda tangan sebelum aku menghabisi mu brengsek!" Bima berteriak. Rani menangis mendengar suara suaminya yang tinggi serta sikap gilanya. Tanpa pikir panjang lagi, Rani segera menandatangani dokumen yang diminta oleh Bima dengan harapan sang suami bisa tenang. Setelah melihat Rani menadatangani dokumen tersebut, barulah Bima berhenti dan tenang meskipun mulutnya tak berhenti memaki sang istri.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN TANPA NAMA

PERNIKAHAN TANPA NAMA

Dengan tinta hitam yang tegas, tanda tangan Rin sudah tertera di bagian bawah halaman terakhir. Darah Reihan seperti naik ke kepala. “APA INI?!” bentaknya, membuat Mbak Sari mundur ketakutan. “Saya… saya juga tidak tahu, Mas. Ny. Rin hanya bilang mau pergi sebentar… dia bawa koper besar...”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Rani menimpali ucapan Dewi. "Beneran? Kalian nggak bohong?" tanyaku pura-pura ragu dengan ucapan mereka. "Beneran, Ri. Kita nggak bohong," jawab Rani yakin. "Janji?" tanyaku lagi serta mengacungkan jari kelingkingku. "Janji!" jawab Rani dan Dewi lalu menautkan jari kelingking mereka pada jari kelingkingku. Kami tersenyum bersama kemudian berpelukan.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Di Antara Suamiku dan Sahabatnya:Rahasia Dibalik Kehamilanku

Di Antara Suamiku dan Sahabatnya:Rahasia Dibalik Kehamilanku

POV Jay "Ran, kamu yakin itu Pak Bastian yang pulang?" Rani terlihat bingung. "Maksud Pak Jay?" Gue menggeleng pelan. "Kamu yakin itu bukan staf magang yang kabur habis makan siang?" Rani sampai terkekeh pelan. "Bukan, Pak Jay. Memang Pak Bastian sudah pulang." Rani menyerahkan sebuah map. "Beliau juga lupa tanda tangan dokumen ini, Pak. Padahal urgent."
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
PESONA LELAKI PLUS-PLUS

PESONA LELAKI PLUS-PLUS

Cukup membuat Franz terjaga sampai pagi. Di kaca itu tertempel kertas. Tulisan spidol merah. PERGI. PEMBOHONG. Hari ketiga. Rani datang. Tidak sendiri. Ia membawa HP dan merekam video. Ia berdiri di seberang jalan. Memakai jaket kulit warna hitam. Rambutnya dikuncir tinggi. "Warga. Lihat. Ini orangnya," teriaknya. "Yang menipu kita semua."
10864 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Mutiara Sang Rahwana

Mutiara Sang Rahwana

Belaian demi belaian tangan dari Bima berubah menjadi hal yang selalu dinantikannya. "Kenapa kamu harus baik kepadaku? Bukankah selama ini aku menyebalkan? Aku selalu berusaha mencipta jarak di antara kita, tapi kau, tak pernah menyerah untuk memutuskannya," ungkap Tiara. "Karena kamulah Sinta yang dicari Rahwana. Pertemuan kita seperti roda, tak peduli kita yang berbeda. Kamu di atas, dan aku dibawah. Namun pada putarannya ada temu yang menyatukan kita. Pada dua pilihan selanjutnya yang disajikan untuk kita, bersama atau saling meninggalkan. Aku tetap ingin menjadi satu dalam kebersamaan." Bima menyunggingkan senyum yang lagi-lagi membuat Tiara tersipu untuk ke sekian kalinya.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Satria Idaman Wanita

Satria Idaman Wanita

jawab Satria dengan nada suara yang tenang. Melihat wajah Satria yang ternyata masih muda dan memiliki pembawaan yang sangat tenang, wanita itu sempat tertegun sejenak. Dia kemudian tersenyum ramah dan mengulurkan tangan kanannya ke depan untuk mengajak berkenalan. "Kenalkan, nama saya Rani," ucap gadis itu memperkenalkan diri. Satria menyambut uluran tangan itu dan menjabatnya secara sekilas sebelum melepaskannya kembali. "Satria."
1041.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Di Atas Ranjang Om Rudy

Di Atas Ranjang Om Rudy

gumam Liany dengan penuh haru. “Ayo kita lihat di dalamnya, lusa kita akan tanda tangan dokumen agar rumah ini resmi atas nama kamu,” ujar Satria sambil mempersilahkan Liany melewatinya dengan gerakan melambai dan sedikit membungkuk ala kerajaan dongeng. Perempuan itu mengambil kunci yang masih berada di dalam kotak putih pemberian Satria dan membuka pintu perlahan. Ruang tamu yang luas dan masih lengang karena belum ada perabotannya.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status