Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Liar Sahabat Suami

Hasrat Liar Sahabat Suami

Sengaja ia biarkan lebih lama untuk menyelesaikan masakannya. Nama Fabio tertulis disana. Semangat tampak mulai muncul di wajah Rani. "Aku sudah bilang sama Bima. Kamu harus datang, ya!" tulisnya. * Rani memandang dirinya di cermin. Riasannya sudah selesai namun hatinya masih meragu. Benarkah Bima mengijinkan Rani pergi begitu saja? "Kakak yakin aku boleh pergi?" tanya Rani, memandang suaminya dari cermin.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN TANPA NAMA

PERNIKAHAN TANPA NAMA

Dengan tinta hitam yang tegas, tanda tangan Rin sudah tertera di bagian bawah halaman terakhir. Darah Reihan seperti naik ke kepala. “APA INI?!” bentaknya, membuat Mbak Sari mundur ketakutan. “Saya… saya juga tidak tahu, Mas. Ny. Rin hanya bilang mau pergi sebentar… dia bawa koper besar...”
993 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Rani menimpali ucapan Dewi. "Beneran? Kalian nggak bohong?" tanyaku pura-pura ragu dengan ucapan mereka. "Beneran, Ri. Kita nggak bohong," jawab Rani yakin. "Janji?" tanyaku lagi serta mengacungkan jari kelingkingku. "Janji!" jawab Rani dan Dewi lalu menautkan jari kelingking mereka pada jari kelingkingku. Kami tersenyum bersama kemudian berpelukan.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Di Atas Ranjang Om Rudy

Di Atas Ranjang Om Rudy

gumam Liany dengan penuh haru. “Ayo kita lihat di dalamnya, lusa kita akan tanda tangan dokumen agar rumah ini resmi atas nama kamu,” ujar Satria sambil mempersilahkan Liany melewatinya dengan gerakan melambai dan sedikit membungkuk ala kerajaan dongeng. Perempuan itu mengambil kunci yang masih berada di dalam kotak putih pemberian Satria dan membuka pintu perlahan. Ruang tamu yang luas dan masih lengang karena belum ada perabotannya.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
TURUN RANJANG

TURUN RANJANG

usirnya dengan nada berteriak sambil menunjuk ke pintu. “Seperti yang tertulis di surat itu. Kau tidak bisa mengusir ku. Aku pemilik mansion ini, Nyonya Diana,” jawab Kenneth penuh penekanan. “Bagus, akhirnya kau memperlihatkan tujuanmu,” balas Diana dengan kedua tangan mengepal. “Maksud anda?”
10441 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Akupun Menandatangani Namanya

Akupun Menandatangani Namanya

“Lara, kalau aku beri tahu sebuah rahasia, apa kau akan bantu aku?” Matanya menyipit curiga. “Rahasia macam apa?” “Nama pengantin wanita dalam sumpah pernikahan… bukan Sara Rusadi.” Wajah Lara langsung memucat. “Apa kamu bilang?” “Melainkan Irma Fasnitan,” kataku sambil menatap langsung ke matanya. “Aku mengganti namanya sebelum menandatangani.” Lara pun menarik napas tajam.
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Affair Cinta Sang Vokalis

Affair Cinta Sang Vokalis

Manthis mengangkat wajahnya, wajahnya yang tadi pucat kini seakan berdarah kembali, dengan hati mantap, Manthis pun menganggukan kepala. “Manthis mengerti tante, Manthis akan selalu ingat pesan tante!” sahut Manthis mantap. “Eitttss…tante belum menjawab apapun tentang lamaran kamu loe yahh!” kembali semua kaget dengan perkataan Tante Rani ini. Kini semuanya makin tegang dan terdiam menunggu keputusan Tante Rani. Alan Suhilin terlihat merentangkan tangannya, lalu meletakan kembali ke pahanya, tanda menyerahkan semuanya pada Rani.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

Matanya melebar tak percaya. "Haikal!" bisik Rani yang menyikut pinggang Haikal. "Gantian." Haikal melepas tangannya. "Wah, Om!" Dia mengacungkan dua tangan. Jamal hanya bisa menanggapinya dengan senyuman dan pipi lubangnya. Mau apa lagi, coba? Dia, kan, memang separipurna itu. Rani maju. Dia menjabat tangan Jamal. "Aku Rani, Om." Gadis itu memberikan senyuman terbaiknya untuk om-om ganteng ini. Untung dia tidak lupa kalau om ini ayah dari temannya sendiri.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Pembalasan Istri Sah: Identitas Tersembunyi Rani

Pembalasan Istri Sah: Identitas Tersembunyi Rani

Rabu, dua puluh tujuh September empat tahun lalu. Pertama kali nya Tedi melihat Rani, saat dia sedang bekerja di bengkel motor milik teman nya. Saat itu, Rani mendorong motor matic nya yang mogok. Dan kebetulan, bengkel itulah yang paling dekat dengan tempat nya saat itu. Rani yang mempunyai tinggi semampai, berambut panjang dan sedikit ikal, yang di kuncir kuda. Dia memiliki kulit kuning langsat, yang saat sedang berkeringat, terlihat begitu bercahaya.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
CEO Nakal Kekasihku

CEO Nakal Kekasihku

Ah, pucuk dicinta ulam pun tiba. “Letakkan dulu. Saya yang akan membawa.” Rani bengong? Apakah trikku kentara. “Kenapa masih bengong?” Dia menganguk dan membungkuk setelahnya pergi dari ruanganku. Gilang seperti maling yang ketahuan. Kenapa merasa sangat malu dan canggung didepannya. Gilang memeriksa berkas itu, kemudian menandatangani. Setelah itu, membawa berkas tersebut ke ruangan Keano.
9.7213.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai tanda tangan rani
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status