Pembalasan Untuk Nenekku yang Dikhianati
Dia melangkah perlahan menuju depan ruangan, lalu dia mengangkat kepala dan menatap Heri.
Wajah itu. Itu wajah Heri.
Seluruh ruangan langsung hening. Tak ada seorang pun yang bicara, tetapi lampu kamera terus berkelap-kelip.
Kemudian, ibuku mengangkat selembar kertas. Akta kelahirannya.
Di sana tertulis jelas tahun 1976, tahun ketika Heri meninggalkan desa kecil di Barat.
Tanggal lahir 13 Juni. Tanggal itu persis sama seperti yang tertulis di surat-suratnya.