TUAN MUDA YANG MENYAMAR
“Ehm, Gus, sebelum pergi, saya ingin bertanya sesuatu.”
“Ya?”
“Apa benar Ning Salsa sudah punya calon?”
“Ah, ya benar. Tapi calon suaminya masih berada di Tarim, jadi kami masih harus bersabar.”
Hatiku seperti dicabik –cabik. Kenapa juga aku harus menanyakannya jika niatnya hanya untuk memastikan hal yang sudah pasti.
“Ehm, Mas Juna kenal Salsa?”