Bara Dendam Sang Prabu Boko
Sebuah pandangan yang mencoba menembus tabir keahlian Sanditaraparan.
Sriti memberikan hormat dengan sangat anggun, gerakannya gemulai laksana penari istana, dengan lekukan tubuh yang nyaris sempurna memancarkan kecantikan yang memesona. "Siap, Gusti Pangeran. Titah Paduka adalah nyawa bagi hamba," jawabnya, suaranya lembut namun penuh penekanan. Namun, pada saat ia mengangkat wajahnya, ia melempar senyum genit nan manis yang terlalu memikat, disusul tatapan menggoda yang dalam dan provokatif, sebuah gestur yang dapat membuat siapa pun yang melihatnya teralih perhatiannya dari urusan kenegaraan yang agung, menuju buai nafsu yang sesaat. Aura Pangeran Balaputeradewa yang dikenal selalu dingin
Bab Populer