Duda Tampan Canduku
Saka tersenyum, dan memeluk erat sahabatnya itu.
"Wah, wajah baru membuatku tidak sadar jika itu kau, Dika!"
"Ha ha ha, aku membuatmu terkejut ya!" jawab Dika.
Suara Dika tidak berubah, sama seperti dulu, begitu pula bentuk tubuhnya yang persis seperti dulu, hanya saja terlihat bekas jahitan di bagian lengan kanannya.
"Nak, mari gabung, silakan duduk, Pak gendong dulu Arka ya, Ibu mau membuatkan minuman!" pinta Dewi.
Hot Chapters