Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Glek. Dengan suara "Bugh" yang basah dan teredam, massa lunak merah muda semi-transparan tiba-tiba membengkak keluar dari lubang leher. Ia tidak memiliki fitur wajah yang jelas; hanya garis besar transparan yang samar-samar menyerupai ubur-ubur atau gurita yang bisa dilihat. Ia berdenyut berirama di tengah, seperti jantung yang terpapar udara, atau paru-paru yang bernapas.
9.67.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai tengkuk
Baca
+Pustaka
Invasi Beast

Invasi Beast

Albert ngelus tengkuk "Jadi gini, ada tangga bentuk huruf V, sama tangga yang kalau kalian injak salah satu anak tangganya—satu baris bakal goyang." "Di situ, ada rintangan panjat tali, lalu lintasan berkelok dengan lampu di kanan kiri, lorong sempit dengan leser yang akan ngejar, dan satu lintasan sensor—kalau kalian nyenggol, bakal ke-trap. Start dan finish-nya di ujung sana."
673 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai tengkuk
Baca
+Pustaka
Berondong Buleku

Berondong Buleku

tanyanya mengungkapkan maksud kedatangannya itu. "Kirain apaan!" Abel mendumal. "Cari aja di lemari itu." Tunjuk Abel dengan dagunya. Bocah lima tahun itu mengikuti ke mana kakaknya menunjuk, sebuah lemari bersusun empat yang ada di balik pintu, di sana terdapat kotak-kotak yang entah isinya apa saja. Chika mulai pencariannya, benang yang dibawa gurunya hari ini tidak banyak dan Chika belum puas hingga ia ingin memakai benang yang dimiliki kakaknya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai tengkuk
Baca
+Pustaka
Temanku Menusukku Dari Belakang

Temanku Menusukku Dari Belakang

Aroma khas dari kuah bakso langsung membuat perutnya semakin berontak. Dia menuangkan apa saja yg ada di atas meja, mulai dari saus, kecap, cuka, lalu yang terakhir adalah sambal. Namun ketika dia hendak menyendok sambal, Arthur sudah terlebih dulu merebutnya. "Satu sendok aja udah cukup," ucap Arthur sambil menuangkan satu sendok sambal di mangkok Shela.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai tengkuk
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa Regera

Kaisar Dewa Regera

"Tuan Regera, tungku pembakaranku sulit dikendalikan, juga palu tempaku terlalu berat untuk badan kurus sepertimu." "Sudahlah pak tua, apa kau merasa minder jika aku lebih lihai saat menempa?" Akara terkekeh melecehkan, membuat Jade panas dan mengibaskan satu tangannya. Seperangkat alat tempa muncul. Berupa alas, palu besar yang bagian tengahnya ada batu giok hijau dengan magma di dalamnya, dan sebuah tungku pembakaran dengan lebar tiga meter. Tungku yang berbentuk seperti telur yang dipeluk oleh sayap naga, sedangkan kepalanya melingkar dari samping, mengarah ke dalam dari mulut tungku. Di dalam tungku masih terlihat nyala merah layaknya kawah magma.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai tengkuk
Baca
+Pustaka
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Ia menyipitkan mata, membaca tulisan berhuruf kursif yang rumit di sana. C-H-A-M-P-A-G-N-E. Brut. Ruenna mengerutkan kening sejenak. 'Syampanye? B-r-u-t?' Batinnya mengeja dalam hati. Ia belum pernah mendengar kata itu seumur hidupnya. 'Oh, mungkin ini merk jus apel bersoda versi premium buatan Prancis,' pikir Ruenna dengan sangat percaya diri. Merasa sudah menemukan jawaban yang logis, Ruenna meletakkan kembali botol itu ke dalam es tanpa beban. Ia kembali melanjutkan makannya dengan lahap.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai tengkuk
Baca
+Pustaka
Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

"T-tapi ... Nyonya Menur, darah ini ...." Menur menyeringai tipis, sebuah seringai iblis berwajah malaikat. Ia merogoh balik selimut tebalnya dan melemparkan sebuah benda ke lantai, sebuah kantung karet tipis yang terbuat dari usus kambing, kondisinya sudah kempes dan robek di satu sisi.
1044.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai tengkuk
Baca
+Pustaka
MENANTU SAMPAH : WARISAN KAISAR NAGA PRIMORDIAL

MENANTU SAMPAH : WARISAN KAISAR NAGA PRIMORDIAL

KRAAAK! Suara retakan tulang dada Huo Geng bergaung renyah di tengah keheningan spasial yang mencengkeram Teluk Kabut Sutra. Cakar kanan Long Chen yang diselimuti oleh riak emas transparan merangsek masuk menembus daging dan pelindung Qi, mencengkeram langsung Inti Emas (Gold Core) di dalam dantian sang penatua. Inti berwarna emas pekat yang merupakan akumulasi kultivasi ratusan tahun itu kini berada di bawah tekanan absolut jemari Long Chen, bergetar hebat bagai sebutir telur di ujung tanduk.
433 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai tengkuk
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

Atau, memilih berkorban atau mengorbankan. Mirip seperti bunga sakura. Sebuah pohon yang hanya bisa tumbuh di satu daerah saja di Indonesia. Bunga yang berwarna merah muda dengan corak putih di tengahnya, belum lagi daun yang hijau membuat suasana hati terasa tenang. Terlihat gadis cantik yang sedang duduk bersandar di bawah pohon itu dengan pena dan buku di tangannya sedang menulis sesuatu. “Riska! Apa kamu baik-baik saja.”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai tengkuk
Baca
+Pustaka
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

Lalu bagaimana dengan Zea? Mengangkat satu telapak tangan, meraba ruang di bawah tulang selangka. Aku rasa bisa mati muda jika terus merasakan sakit karena katup jantung yang selalu merasa nyeri saat mengingat mata jelita itu sembab.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai tengkuk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status