Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Pov Surya "Kamu kenapa Rel?" Aku bingung melihat Aurel berlinang air mata membukakan pintu untukku. Dia bilang sakit kepala dan minta dibelikan obat pereda nyeri, makanya dengan cepat segera ke rumahnya setelah pulang kerja, tapi kenapa disambut dengan air mata? Apa sakit kepalanya separah ini? Setahuku dia memang suka vertigo.
1029.1K viewsCompletedAdded to Library 990 Times as tengkuk
Read
+Library
Mata Elang

Mata Elang

gumam Vanya terkekeh. Setelah selesai sarapan, Vanya berjalan-jalan di area hotel. Dia mengagumi dalam diam setiap sudut bangunannya, mata dia tertarik ketika melewati jendela kaca yang lebar menyajikan pemandangan kolam renang yang airnya jernih, di samping kanan dan kirinya ditumbuhi pohon kamboja, ada pohon palem juga. Vanya pun mencari pintu untuk bisa sampai di kolam renang tersebut, dia langsung mengambil tempat duduk khas pantai.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 172 Times as tengkuk
Read
+Library
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Tiba-tiba, cairan hangat mengalir dari hidungku. Kakakku terkejut dan bertanya, "Karen, kamu kenapa?" Aku belum sampai pada tahap menggunakan penyakitku untuk mendapat simpati. Dengan nada tenang, aku menjawab, "Kebanyakan minum, badanku panas."
10.9K viewsCompletedAdded to Library 336 Times as tengkuk
Read
+Library
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

perintah Darrius. Dasar Tungku Induk Di bawah sini, udara terasa beracun dan panasnya membakar paru-paru. Kami menemukan Jantung Obsidian ketiga. Benda itu bukan sekadar batu; itu telah tumbuh. Akar-akar kristal hitam telah merambat masuk ke sela-sela batu fondasi tungku, berdenyut dengan cahaya ungu seirama dengan detak piston uap di atas kami.
1023.4K viewsCompletedAdded to Library 538 Times as tengkuk
Read
+Library
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Glek. Dengan suara "Bugh" yang basah dan teredam, massa lunak merah muda semi-transparan tiba-tiba membengkak keluar dari lubang leher. Ia tidak memiliki fitur wajah yang jelas; hanya garis besar transparan yang samar-samar menyerupai ubur-ubur atau gurita yang bisa dilihat. Ia berdenyut berirama di tengah, seperti jantung yang terpapar udara, atau paru-paru yang bernapas.
9.78.5K viewsCompletedAdded to Library 304 Times as tengkuk
Read
+Library
Berondong Buleku

Berondong Buleku

tanyanya mengungkapkan maksud kedatangannya itu. "Kirain apaan!" Abel mendumal. "Cari aja di lemari itu." Tunjuk Abel dengan dagunya. Bocah lima tahun itu mengikuti ke mana kakaknya menunjuk, sebuah lemari bersusun empat yang ada di balik pintu, di sana terdapat kotak-kotak yang entah isinya apa saja. Chika mulai pencariannya, benang yang dibawa gurunya hari ini tidak banyak dan Chika belum puas hingga ia ingin memakai benang yang dimiliki kakaknya.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as tengkuk
Read
+Library
Temanku Menusukku Dari Belakang

Temanku Menusukku Dari Belakang

Aroma khas dari kuah bakso langsung membuat perutnya semakin berontak. Dia menuangkan apa saja yg ada di atas meja, mulai dari saus, kecap, cuka, lalu yang terakhir adalah sambal. Namun ketika dia hendak menyendok sambal, Arthur sudah terlebih dulu merebutnya. "Satu sendok aja udah cukup," ucap Arthur sambil menuangkan satu sendok sambal di mangkok Shela.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as tengkuk
Read
+Library
Kaisar Dewa Regera

Kaisar Dewa Regera

"Tuan Regera, tungku pembakaranku sulit dikendalikan, juga palu tempaku terlalu berat untuk badan kurus sepertimu." "Sudahlah pak tua, apa kau merasa minder jika aku lebih lihai saat menempa?" Akara terkekeh melecehkan, membuat Jade panas dan mengibaskan satu tangannya. Seperangkat alat tempa muncul. Berupa alas, palu besar yang bagian tengahnya ada batu giok hijau dengan magma di dalamnya, dan sebuah tungku pembakaran dengan lebar tiga meter. Tungku yang berbentuk seperti telur yang dipeluk oleh sayap naga, sedangkan kepalanya melingkar dari samping, mengarah ke dalam dari mulut tungku. Di dalam tungku masih terlihat nyala merah layaknya kawah magma.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 217 Times as tengkuk
Read
+Library
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Ia menyipitkan mata, membaca tulisan berhuruf kursif yang rumit di sana. C-H-A-M-P-A-G-N-E. Brut. Ruenna mengerutkan kening sejenak. 'Syampanye? B-r-u-t?' Batinnya mengeja dalam hati. Ia belum pernah mendengar kata itu seumur hidupnya. 'Oh, mungkin ini merk jus apel bersoda versi premium buatan Prancis,' pikir Ruenna dengan sangat percaya diri. Merasa sudah menemukan jawaban yang logis, Ruenna meletakkan kembali botol itu ke dalam es tanpa beban. Ia kembali melanjutkan makannya dengan lahap.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as tengkuk
Read
+Library
Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

"T-tapi ... Nyonya Menur, darah ini ...." Menur menyeringai tipis, sebuah seringai iblis berwajah malaikat. Ia merogoh balik selimut tebalnya dan melemparkan sebuah benda ke lantai, sebuah kantung karet tipis yang terbuat dari usus kambing, kondisinya sudah kempes dan robek di satu sisi.
1047.2K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as tengkuk
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status