Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Renggali

Renggali

Atau, memilih berkorban atau mengorbankan. Mirip seperti bunga sakura. Sebuah pohon yang hanya bisa tumbuh di satu daerah saja di Indonesia. Bunga yang berwarna merah muda dengan corak putih di tengahnya, belum lagi daun yang hijau membuat suasana hati terasa tenang. Terlihat gadis cantik yang sedang duduk bersandar di bawah pohon itu dengan pena dan buku di tangannya sedang menulis sesuatu. “Riska! Apa kamu baik-baik saja.”
102.8K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as tengkuk
Read
+Library
Si Bodoh yang Luar Biasa (LDN Seri 1)

Si Bodoh yang Luar Biasa (LDN Seri 1)

kata kakek tua itu. "Lalu, apakah Anda mengetahui cara mengatasinya?" Che Mi Lan pun diam. Wajahnya melompong tampak bingung. "Hewan kecil yang Anda pegang, adalah hama rambut yang bernama 'tuma'. Anda harus membunuh tuma-tuma itu terlebih dahulu jika ingin mengobati pasien," ucap Renggin Ang. Kemudian anak itu berbisik kepada sang leluhur. "Apa yang aku katakan, benar kan, Kakek?"
9.8141.7K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as tengkuk
Show Reviews (33)
Read
+Library
Donat Mblondo
Mohon maaf ya... jika ada yang tidak berkenan dengan nama² nyleneh di cerita ini. Terima kasih atas masukannya. Saya akan memperbaikinya di seri ke-2. Terima kasih banyak bagi yang sudah baca sampai tamat. Semoga kalian sehat selalu...
Alhan Ard
Halo semuanya, izin promosi ya kak. Mampir yuk ke Novel "Aku Menjadi Dewa yang Menjalani Hukuman di Dunia Modern" Dimana menceritakan seorang dewa yang bertransmigrasi di manusia biasa dengan dunia saat ini!
Read All Reviews
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

tiba-tiba Matt membuka mulutnya, lalu menghembuskan lingkaran asap dari bibirnya yang tebal. "Hah?" aku terkejut. “Tin?” “Onok uwit tin opo uwit ara sing tukul nang kene,” Mr. P menjawab pertanyaanku sambil menunjuk ke arah selebaran. "Biasane, wong Indonesua nyebut uwit beringin.” (Ada pohon tin atau pohon ara yang tumbuh di sini. Biasanya, orang Indonesia menyebutnya sebagai pohon beringin).
105.8K viewsOngoingAdded to Library 208 Times as tengkuk
Read
+Library
Pendekar Tiga Iblis

Pendekar Tiga Iblis

Otomatis air masuk ke dalam tenggorokannya. Harapan Ardo terjadi. Tanpa sengaja, tendangan Terong Ireng mengenai siku kanan Ardo yang mengandung ilmu Siku Baja. Terong Ireng merasakan sedang menendang baja. Sakitnya terasa mantap, sampai-sampai membuatnya menjerit di dalam air. Untuk tendangan yang mengenai sikunya, Ardo yakin bahwa lawan akan gugur. “Uhhuk uhhuk!” batuk Terong Ireng setelah mengeluarkan kepalanya dari dalam air.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 213 Times as tengkuk
Read
+Library
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Ki Meong Bodas tiba-tiba meenggigit sesuatu di mulutnya, lalu meletakannya di sebelah Langit. "Apa ini Maha Patih?" Langit agak gemetar meraih Kantung kecil kulit Macan berukuran sebesar dua kali jempol kaki berwarna loreng dengan lubang di tengahnya. Dan dilihatnya lubang itu berdenyut seperti memiliki tanda tanda kehidupan!
9.272.4K viewsOngoingAdded to Library 2.2K Times as tengkuk
Read
+Library
Setelah Bercerai, Aku Menjadi Dokter Sakti

Setelah Bercerai, Aku Menjadi Dokter Sakti

Tianrong, Renying, Futu—tiga titik yang mengontrol aliran qi ke pita suara dan kotak suara, ditekan dengan tekanan yang sangat spesifik yang hanya bisa diketahui oleh seseorang yang memahami meridian tubuh dari akarnya. Goran batuk tanpa suara. Bukan karena ada yang menyumbat tenggorokannya. Tapi karena jalur yang menghubungkan paru-paru ke pita suaranya sudah tidak berfungsi seperti seharusnya. Bibirnya bergerak, udara keluar, tapi tidak ada suara yang terbentuk. Zaren baru saja memproses apa yang terjadi pada rekannya ketika tangan Caelan berpindah ke arahnya dengan kecepatan yang sama. Tiga titik yang sama. Tekanan yang sama.
1030.9K viewsOngoingAdded to Library 711 Times as tengkuk
Read
+Library
Ujung Koridor

Ujung Koridor

Tok tok tok Ceklek Saat pintu kamar Airin terbuka, disana ada Arkan. Airin tau apa yang saat ini ada diotak abangnya itu. "Apa?" tanya Airin ketus. "Jangan jutek-jutek jadi cwek. Nanti ga punya jodoh loh." jawab abangnya basa-basi. Airin hanya memutar bola matanya malas. "Iss udah, langsung ke intinya aja bang. Apaan?" desak Airin.
102.9K viewsOn holdAdded to Library 91 Times as tengkuk
Read
+Library
Pendekar Tongkat Emas

Pendekar Tongkat Emas

Nenek gendeng terlihat sangat serius kali ini, tidak biasanya si nenek gendeng yang selalu ceria dan nyeleneh kini bisa seserius itu, “Tolong carikan aku beberapa daun herbal yang tidak ada di hutan ini. Namanya adalah tanaman ‘ Tunjuk Langit’ , tanaman itu sangat langka, dan sepertinya hanya tumbuh di daerah tertentu saja.” Arya menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Apakah tidak ada petunjuk mengenai bentuk dan ciri tanaman itu mbah?” Neneng gendeng menggeleng, “Coba kau tanyakan kepada Ki Aji Sakti di perguruan Silat Gombang.”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as tengkuk
Read
+Library
Jenius yang Disingkirkan

Jenius yang Disingkirkan

Bab 33. Hal yang tidak diketahui. Di tengah ruangan, Tian Fan duduk bersila dengan punggung tegak, di hadapannya berdiri Tungku Enam Inti yang baru saja selesai dibuatnya. Empat inti beast merah yang menonjol di sisi luar tungku masih memancarkan cahaya redup seperti bara api yang belum sepenuhnya padam. Tatapan Tian Fan tertuju pada tungku tersebut. Senyuman tipis muncul di wajahnya.
1015.5K viewsOngoingAdded to Library 557 Times as tengkuk
Show Reviews (3)
Read
+Library
Raden Arya
izin promosi ya kak zayn. untuk teman-teman yang suka novel genre mafia dan balas dendam, ayo merapat yo di novel dengan judul Pembalasan Putra Mafia Terkuat terimakasih, semoga kak zayn dan semua pembaca setia selalu diberikan kesehatan aamiin
Nickie
izin promosi: judul: kehidupan kedua pangeran author: nickie yang suka cerita regresi, misteri, menyelamatkan keluarga dan bumbu romance bisa dicoba baca di sini... saya tunggu sarannya ya untuk perbaikan ke depan
Read All Reviews
Renjana

Renjana

kencang lagi suara tangisnya. “cup…cup udah ya, Dik kamu mau apa?” kataku sambil ngelus dada, kuatkanlah hamba-Mu ini ya Tuhan, dalam menghadapi segala ujian hidup. “Mau bubur ayam,” rengeknya, dengan ingus yang beluber ke pipinya, iuhhh. “Kampret! Malam-malam gini mana ada bubur ayam, Dik?” kataku dengan nada tinggi, lagi.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as tengkuk
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status