Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Dia melangkah mencoba menghampiri Mereka berdua. "Baik kalau nggak percaya, akan kubuktikan. Tunggu saja sebentar," ucap Lala sambil memainkan gawai miliknya. Nada panggil telepon terdengar jelas, Lala mengaktifkan speakernya. Kedua bola mata Ririn mau keluar dari sarangnya. [Halo, Assalamualaikum.]
33.8K viewsCompletedAdded to Library 776 Times as tertelan lidah
Read
+Library
Godaan Maut CEO Cantik

Godaan Maut CEO Cantik

Slurp… mmmhhh… sllrrtt… Bunyi decakan ludah yang mesum, gesekan bibir yang basah kuyup, dan erangan tenggorokan Vandella yang dalam berpadu menjadi simfoni erotis yang memekakkan telinga Maya. Vandella sengaja mengeluarkan batang itu sejenak dengan suara pop basah yang vulgar, membiarkan benang-benang saliva panjang yang mengilap terputus di udara seperti jaring laba-laba gairah. Kemudian, dengan gerakan lambat yang menyiksa, ia menjilat urat-urat besar itu dari pangkal hingga ujung—satu per satu—dengan lidahnya yang datar dan panas, matanya yang berkilat nakal tak pernah lepas dari wajah Maya.
9.89.2K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as tertelan lidah
Read
+Library
Derrick Season 2: Pulau Kambangan Darah

Derrick Season 2: Pulau Kambangan Darah

Gumam Derrick mendekat ke arah lidah itu berasal sembari terus menghindari lidah panjang tersebut. "Dilihat dari kemampuan regenerasinya, tampaknya pemilik lidah ini adalah binatang iblis atau monster yang memiliki regenerasi tinggi. Jika tidak salah mungkin saja monster ini adalah sejenis katak." Gumam Derrick menghindari serangan tusukan lidah tersebut, lalu memegangnya hingga dia diseret lebih dalam lagi. "Aku akan mencari tahunya sendiri." Gumam Derrick bertekad.
9.27.0K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as tertelan lidah
Read
+Library
Pemuas Hasrat Sang Presdir

Pemuas Hasrat Sang Presdir

Bumi turun— Dari bibir, ke dagu— Ke leher, di mana dia menggigit tendon yang sensitif— Ke tulang selangka, di mana lidahnya menyapu lekukannya— Dan terus turun— Hingga nafasnya yang panas membakar kulit perut Gilea. "Lebarkan lagi sayang. Aku ingin memainkannya dengan lidahku."
1037.5K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as tertelan lidah
Read
+Library
DiaLangit

DiaLangit

"Lo ...." Ucapan Langit hanya sampai di tenggorokan saja. Lidahnya terasa kelu hanya untuk menanyakan kebenaran tentang gadis dihadapannya itu. Pikirannya kembali melayang pada percakapannya dengan Reno kemarin malam. Dia bukan tipe orang yang mudah percaya sebelum tahu dari orangnya langsung, tetapi untuk kali ini, dia berusaha percaya dengan fakta yang baru diketahuinya. Ada sisi lain hatinya yang meminta untuk menanyakan hal tersebut pada orangnya langsung, tetapi di lain sisi, dia tak mampu untuk menanyakannya. Entah apa yang sebenarnya terjadi dengan dirinya saat ini. Otak dan hatinya tak berjalan sejalan, mereka saling bertentangan semenjak mata elangnya bertemu pandang dengan mata haz
2.3K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as tertelan lidah
Read
+Library
Cinta di Bumi Turky

Cinta di Bumi Turky

Drttt drttt ttttt getar ponsel Liana membuat dia segera mengambil dan melihat layarnya sekilas. MERT IS CALLING "Permisi Sebentar, aku ada telephone" Liana kemudian berdiri dan menjauh mencari tempat aman, haruskah dia bersyukur sekarang?. //Günaydın Liana// suara cerah di seberang mengerutkan dahi Liana. Mert seperti biasanya dia tidak akan menyerah hanya karena satu panggilan tidak dijawab. "Pagi juga, hem... Ada apa Mert?" Tanya Liana.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 161 Times as tertelan lidah
Read
+Library
Simpanan Dosen Tampan

Simpanan Dosen Tampan

“Ya terus yang benar gimana?” Marvin sedikit menunduk, mendekatkan wajahnya ke telinga Felly. “Panetteria,” ucapnya pelan dengan logat yang lebih halus. (/panetteˈri.a/) Felly terdiam sepersekian detik. Bukan karena cara bacanya… tapi karena jarak mereka yang tiba-tiba terlalu dekat. “Yaudah sih…” gumamnya, pura-pura tidak terpengaruh, meski pipinya mulai menghangat.
1053.7K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as tertelan lidah
Read
+Library
Terlena! Tusukan Mas Juki

Terlena! Tusukan Mas Juki

Daniel tertawa dan langsung menyahutinya. "Ck, ck, ck! Tidak perlu teriak-teriak seperti itu. Tidak ada yang mendengarnya di sini. Kita hanya berdua saja. Ayo bersenang-senang sayang? Apa kamu tidak ingin merasakan kenikmatan surga dunia?" Suara Daniel seketika membuat Nadine terdiam. Sepertinya ia cukup mengenali suara itu. Tapi ia lupa siapa.
9.873.8K viewsOngoingAdded to Library 2.9K Times as tertelan lidah
Read
+Library
Salah Pasangan, Tuan Muda Tak Mau Melepaskanku!

Salah Pasangan, Tuan Muda Tak Mau Melepaskanku!

Sekar masuk ke kursi belakang dan menyandarkan tubuhnya. Baru ketika mobil mulai melaju, ia merasa bisa bernapas sedikit lebih lega. Ia membuka daftar kontak. Jarinya berhenti pada satu nama. Lanjar. Sekar langsung menekan tombol panggil. Baru dua deringan, telepon langsung diangkat. “Mbak?” Suara lanjar terdengar sedikit terburu-buru. “Le….” “Dalem, gimana Mbak? Mbak nggak apa-apa?”
10730 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as tertelan lidah
Read
+Library
Swing Partner

Swing Partner

tanya Lintang dalam Bahasa Italia. “Tentu saja. Aku membantu Tuan Petralis untuk berkemas.” “Sudah selesai berkemasnya?” “Sedikit lagi. Tinggal peralatan mandinya saja.” Alis Lintang terangkat sebelah. “Dia belum mandi?” Lorenzo terkekeh. “Mr. Petralis masih menerima telepon.” Lintang menggeleng. “Seburuk itu ya situasinya di Belanda.”
802 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as tertelan lidah
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status