Pengantin Titipan
lanjutku sembari menunjuk ke arah leherku.
Bang Aldin menggaruk kepalanya, walau aku tahu, bukan karena gatal. Hihihii ....
"Lanjut ke huruf ba ...," ujarku sambil menulis dengan spidol di white board milik Ivan.
Kedua orang ayah dan anak itu menyimak.
"Ba ini, cara melafazkannya ... bibir ketemu bibir," kataku menjelaskan.
Alis Bang Aldin bertaut. "Apa, Mil?" tanyanya sambil menarik kedua ujung bibirnya, "bibir ketemu bibir, ya?"
Hot Chapters