Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Misteri Desa Purnama

Misteri Desa Purnama

ucapku, seraya meneguk susu hangat yang telah tersedia di meja. "Sarapan dulu, Janis," pinta ibu. Sebagai seorang guru di salah satu sekolah dasar, ibu juga terlihat sibuk membereskan barang bawaanya pada sebuah tas hitam miliknya. "Tidak perlu, nanti sarapan di kantin sekolah saja." "Baiklah. Maaf, ya, Ibu tidak bisa mengantarmu hari ini, karena ada rapat bersama ketua yayasan."
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
SISI LIAR JANDA SUAMIKU

SISI LIAR JANDA SUAMIKU

“Assalamu’alaikum,” Aku mendengar suara salam, sepertinya Tiara yang datang. Segera kumatikan kompor, oseng tahu dan kacang menjadi menu sarapan kami pagi ini. “Mau apa ke sini pagi-pagi,” gumamku kesal. Saat melewati ruang keluarga, aku melihat Ibu sedang bermain dengan Mehra, sepertinya beliau enggan menyambut Tiara.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
Ganjaran Untuk Mantan Menyebalkan

Ganjaran Untuk Mantan Menyebalkan

Tapi tiketnya sudah di tangan, weekend kini baru akan berangkat. "Ayok kita sarapan!" Istriku menyarankan kami untuk segera menyantap hidangan sarapan. Ada roti, telur mata sapi, salad dan juga beberapa suguhan lainnya. Tinggal pilih saja. "Ayok Arya pimpin doanya ya?" pintaku pada Arya. Ia pun manggut-manggut lalu mulai berdoa. Mendengar si kecil berdoa, rasanya hati ini tenteram dan damai. Arya itu anak yang pintar karena sejak dini telah diajari oleh ibunya segala hal.
43.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
SUAMI KONTRAKKU MILIARDER TAMPAN

SUAMI KONTRAKKU MILIARDER TAMPAN

Tak lama datang bibi dengan tangan membawa nampan berisi sarapan pagi berupa roti bakar dan susu coklat hangat. "Non, sarapan paginya," bibi menaruh nampan di atas tempat tidur depan Qeiza. "Aku tidak mau bi. Bawa lagi ke luar," ucap Qeiza. Bibi memperhatikan wajah Qeiza yang pucat. "Apa mau bibi buatkan sarapan pagi yang lain? Bubur atau apa non?!" "Aku tidak mau apa-apa," jawab Qeiza. "Bawa pergi itu roti bakar. Bau banget!" Qeiza menutup hidungnya. "Sampai mual perutku."
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
Pengawal Setia Eve ternyata Billionare

Pengawal Setia Eve ternyata Billionare

Eve mau gak mau harus tetap sarapan agar bayinya tidak kekurangan nutrisi, meskipun sedikit dan berakhir kembali muntah, dirinya harus tetap memaksakan ada makanan yang masuk. Panggilan dari Jack pun berdering di ponsel bibi, “Tuan menelpon, Nyonya.” Ucap bibi sembari menunjukkan ponselnya. “Angkat saja tidak apa-apa, Bi.” Jawab Eve sembari sarapan. “Halo, Bi? Kenapa lama sekali angkatnya? Ada apa?” tanya Jack khawatir. “Sa-saya baru saja mengantarkan sarapan di kamar nyonya, Tuan. Maaf,” jawab bibi.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Pernah Kau Buang

Wanita Yang Pernah Kau Buang

Ia hanya menyerahkan dan menandatangani beberapa berkas yang sudah di siapkan oleh Pak Karyo nantinya. "Nis, sepertinya Satria sudah datang. Apa ndak nunggu sebentar untuk sarapan? Kalau hanya bawa roti, buah dan jus saja mana kenyang," "Ibu ini hanya untuk camilan mengganjal perut saja, nanti kita bisa mampir beli sarapan di jalan. Dijalan juga banyak penjual makanan, jadi Ibu gak usah khawatir." "Ya sudah, bersiaplah. Kasihan Satria sudah menunggu."
11.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 351 kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
Duda dan Janda Bertetangga

Duda dan Janda Bertetangga

ucapnya pada Kintan tanpa menoleh lagi pada wanita itu, sebelum keluar dari kamar Kintan dan menutup pintu. "Geaa... ayo sarapan dulu," teriak Iqbal, sambil menyiapkan roti bakar green tea dan segelas susu almond untuk anaknya. Sedangkan untuknya sendiri adalah roti bakar polos, dua butir telur dan secangkir kopi. Iqbal telah bersiap untuk berangkat ke kantor, tapi sebelumnya ia akan mengantar putrinya dulu ke sekolah. Gea keluar kamarnya dengan telah berpakaian rapi mengenakan seragam sekolah, lalu ia menatap heran ke arah meja makan.
1096.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
Sleep With My Enemy

Sleep With My Enemy

"Bekalnya dibawa ya biar nggak perlu antre jajan di kantin, Igo, Cia!" pesan Mama Tami setelah putra dan menantunya selesai sarapan pagi. Ada Jose juga yang ikut bergabung sarapan bersama sekeluarga. "Good luck buat ujian kalian ya!" ucapnya sembari menikmati secangkir kopi susu buatan mama tercinta.
9.818.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 716 kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
agneslovely2014
Hai Kakak kakak Pembaca, terima kasih atas dukungan kalian untuk buku ini hingga bisa memenangkan lomba Dari Benci, Jadi Cinta di GN. Kini aku merilis buku terbaru berjudul Nona Muda, Mari Bercinta. Mungkin kalian akan suka dengan kisah Celia dan Morgan. Yuk dibaca dan kawal hingga tamat. Thank u.
Kania Putri
wah tamat aja gak berasa bacanya ini. suka semuanya berakhir bahagia happy ending ini. wah ada sekuel Vincent ya gak sabar aq menanti ceritanya yang baru kak. makasih kak cerita yang luar biasanya indah keten suka sama alur ceritanya
Baca Semua Ulasan
Catatan Hati Sang Istri (Bukan Aku yang Mandul Mas)

Catatan Hati Sang Istri (Bukan Aku yang Mandul Mas)

"Ibu adalah wanita yang paling beruntung karena melahirkan seorang putra sebaik dirimu, Nak." Aku merenggangkan dekapan Ibu, dan beralih menciumi tangan tuanya. "Aku yang lebih beruntung karena terlahir dari rahim seorang Ibu yang sangat sabar dan lembut." - - Pagi harinya, aku bangun dan melihat pemandangan yang menyejukkan mata. Sita sedang mempersiapkan sarapan ke meja makan sebelum aku memintanya. "Mas, sarapan dulu! Aku sudah membuatkan nasi goreng kesukaanmu. Ibu juga ya," ujarnya menatap kami secara bergantian.
9.353.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
Salah Melamar

Salah Melamar

Dilihatnya menu yang kusajikan di atas meja. “Nak Sri, ayo ikut sarapan juga,” ucap ibu ketika tangan wanita itu dijabat oleh menantunya. “Iya, Bu. Kebetulan Sri memang belum sarapan dari rumah. Tapi … ini tumbenan, lauknya sesederhana ini,” ucap Mbak Sri yang kini menoleh ke arahku.
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 929 kali sebagai tes iq ibu membawa sarapan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status