Duda dan Janda Bertetangga
ucapnya pada Kintan tanpa menoleh lagi pada wanita itu, sebelum keluar dari kamar Kintan dan menutup pintu.
"Geaa... ayo sarapan dulu," teriak Iqbal, sambil menyiapkan roti bakar green tea dan segelas susu almond untuk anaknya. Sedangkan untuknya sendiri adalah roti bakar polos, dua butir telur dan secangkir kopi.
Iqbal telah bersiap untuk berangkat ke kantor, tapi sebelumnya ia akan mengantar putrinya dulu ke sekolah.
Gea keluar kamarnya dengan telah berpakaian rapi mengenakan seragam sekolah, lalu ia menatap heran ke arah meja makan.