Sebatas Mimpi
Mereka semakin ahli memahami satu sama lain, hingga merasa sepertinya bisa menjuarai kompetisi pantomim.
“Gimana caranya?” tanya Renata. “Eh, Pulsa lo gimana?” Tiba-tiba ia tersadar, rugi budget yang dilakukan temannya ini.
“Tenang, udah gue paket,” Dena mengedipkan matanya sambil tersenyum geli. “Berdoa aja semoga nggak ada gangguan,” sambungnya sambil menahan tawa.
Renata menganggukkan kepalanya berulang kali sambil tertawa tanpa suara, kemudian ia mengacungkan jempolnya.