Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Panas Paman Dingin

Hasrat Panas Paman Dingin

Wijaya Group—yang pernah tercatat di nota mereka. Menyerah, Anin berjalan dan duduk pada sofa single di samping Devan. Mereka duduk dalam diam sampai pegawai toko kembali datang bersama beberapa pegawai lain di belakangnya membawa beberapa potong gaun. Mereka memajangnya di hadapan Anin, tersenyum ramah padanya. "Ini adalah gaun yang beberapa di antaranya dibuat oleh desainer Prancis. Silakan, Nona pilih gaun yang menurut Anda paling bagus."
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai the panas dalam
Baca
+Pustaka
CRAZY FOR LOVE

CRAZY FOR LOVE

“Biar aku obati, Nji!” Kedua pasang mata Kirana dan Panji bertemu, Kirana kagok, rupanya Panji menutupi muka merahnya, wajahnya menunjukkan bara api yang menahan sange tingkat tinggi. Kalau diibaratkan karate, level muka sange Panji ini ada di sabuk hitam. “Aku gak tau aku kenapa, aku cuma pingin tidur sekarang.” Panji memijat pelipisnya malu.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai the panas dalam
Baca
+Pustaka
Dekapan Panas Empat Suami Binatang Perkasa

Dekapan Panas Empat Suami Binatang Perkasa

Dylan berjalan menuju pintu depan. Violet turun dari pangkuan, lalu membuka pintu. Di depan pintu, berdiri seorang Beastmen pria bertubuh tegap. Di sampingnya, seorang gadis muda dengan mata coklat dan senyum ramah. Pria itu membungkuk hormat. "Nona Violet, perkenalkan aku Naka, jendral klan Panther. Ini putriku, Nana."
1016.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 439 kali sebagai the panas dalam
Baca
+Pustaka
Mencintai Musuh Ayahku

Mencintai Musuh Ayahku

jelas Siska dengan detail yang sangat rinci. Reno menyipitkan matanya, menatap titik merah di Panama itu dengan kebencian yang sangat murni. Genggaman tangan kanannya pada pinggiran ranjang besi itu mengencang hingga buku-bukunya memutih. "Golden Anchor... itu bukan nama yang asing. Perusahaan itu terlalu rapi untuk dibangun oleh otak udang seperti Yudha. Dia hanya bidak yang rakus, bukan seorang arsitek. Siapa yang memberikan dia kunci ke Panama?"
971 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai the panas dalam
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Sang Presdir

Ranjang Panas Sang Presdir

Alvian mengangkat kedua alisnya naik turun menggoda Dara. "Emm, sekarang cukup dulu." jawab Dara yang sedikit gugup, ia merasa wajahnya memanas, dan merah seperti kepiting rebus. "Baiklah, kalau begitu, sekarang ayo ke paviliun kita," Alvian mengulurkan lengan setelah mereka rapi berpakaian. Dara nampak kagum dengan paviliun di tengah hijaunya alam seperti ini, dengan kebun yang dipenuhi berbagai macam tanaman bunga, membuag aroma wangi disekitarnya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai the panas dalam
Baca
+Pustaka
The Anaxtra : Petualangan di Pulau yang Hilang

The Anaxtra : Petualangan di Pulau yang Hilang

Seperti halnya perangkat smartwatch yang berintegrasi dengan ponsel, cara kerja Papan Selancar hampir sama. Perbedaan yang mendasar hanyalah tubuh Anaxtra sediri yang berfungsi operating sistemnya, dan Papan selancar adalah bagian aksesoris yang mendapat perintah sepenuhnya. "Aku beri nama Papan Selancarku dengan sebutan Alpha" kata Anaxtra setelah melakukan sinkron dan setting pada Papan Selancar miliknya.
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 428 kali sebagai the panas dalam
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Muncratlah semburan cairan kental hangat membasahi paha mulus anak pejabat tersebut. "Pusaka ini sebenarnya masih butuh tiga betina lagi untuk ditaklukkan sampai tunduk. Tapi gara-gara perutku meronta kelaparan, aku terpaksa menuruti ajakanmu memburu daging. Kita kembali ke sarang sekarang, Betina Kacamata."
10.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai the panas dalam
Baca
+Pustaka
PESONA PAMAN TAMPAN

PESONA PAMAN TAMPAN

“Ya, saya baik-baik saja!” sahut Adrian dingin. Tamika memandang ke arah pria itu penuh selidik. “Apa Anda kerabat Tuan Sanders?” tanyanya kemudian. Pria itu mengangguk hormat seraya menyunggingkan senyuman lembut di wajahnya yang terlihat sangar. “Ya. Saya Johan, asisten pribadi Tuan Sanders. Terima kasih, atas kebaikan hati Nona sudah sudi menolong Tuan Sanders.”
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai the panas dalam
Baca
+Pustaka
Pesona Sang Simpanan

Pesona Sang Simpanan

Siang merambah sore hingga senja kemerahan, terlihat nampak di ufuk barat. Beberapa burung mulai menghias dengan terbang kemana kemari di permukaan sinar senja yang menawan, menciptakan panorama indah selain pelangi. Andhini duduk dengan gelisah di sebuah gedung yang Andin yakini, ini adalah kantor. Siang tadi, seseorang bernama Leon menghampirinya dan mengatakan bahwa majikannya ingin bertemu dan membicarakan sesuatu yang penting bersama Andin.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai the panas dalam
Baca
+Pustaka
Kopi Panas Untuk Si Jalang

Kopi Panas Untuk Si Jalang

Vinsmoke nampak gelisah melihat Latisya, dia begitu panik dengan keadaan Istrinya. “Tenanglah sayang, aku baik-baik saja. Kau tidak usah panik.” Tangannya melilit di bahu Vinsmoke, dahi mereka bersentuhan. Menutup mata sejenak dan menenangkan kepanikan Vinsmoke karena rasa traumanya terdahulu atas kepergian ibunya tercinta.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai the panas dalam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status