Rumah Tengah Hutan
Sedangkan dua teman saya yang lain, masih pulas dalam tidurnya.
“Fin, jam berapa kamu bangun?” saya bertanya kepada Alfin yang tidak terganggu dengan kebangunanku.
“Jam tiga, setengah jam lalu.” Jawabnya tanpa menoleh kepada saya.
Jam tiga? Padahal, dia tidur entah jam berapa. Seingat saya, ketika saya tidur dia masih belum berada di kamar, kemungkinan besar berada di masjid, hapalan. Saya tidur pukul sebelas malam setelah membaca Al-Qur’an, dan membaca beberapa lembar buku pelajaran. Bisa disimpulkan, berarti Alfin tidurnya lebih dari jam sebelas malam, namun jam tiga sudah bisa bangun kembali.
Bab Populer