Cinta untuk Tabitha
“Yaelah! Tanya kabarnya kek! Terus, minta maaf karena lo udah lama cuekin dia! Bilang aja lo sibuk nyuciin baju tetangga nggak kelar-kelar, jadi nggak sempat telepon-teleponan!"
Sekretaris pria itu melangkah masuk ke dalam ruang kerjanya. Kebetulan, pria itu sedang mengobrol santai dengan temannya ketika Hardi, sang sekretaris, meletakkan dua lembar tiket pesawat di atas meja kerjanya.
“Maaf Pak, ini tiket pesawat ke Milan yang Bapak pesan tadi siang. Satu untuk Bapak, dan satu lagi untuk Nona Helen.” ujar Hardi.
Hot Chapters