Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DUSTA SEORANG SUAMI

DUSTA SEORANG SUAMI

canda Hanun untuk memancing reaksi Rindu. Terdengar kekehan kecil dari mulut Rindu. Wanita dengan tampilan make up yang full itu terlihat bahagia “Sepertinya aku tak membutuhkan pendamping lagi, Nun. Aku masih trauma dengan masa laluku. Entahlah, aku tak lagi mempercayai sosok laki-laki lagi," ujar Rindu sembari mengendikkan bahunya. Wajahnya berubah sedikit sendu.
1056.2K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as titik rindu
Read
+Library
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

Kini menjadi 10 kali lebih sulit dari biasanya. Musik lagu Rindu Setengah Mati dari Dek’masiv berbunyi nyaring dari handphone Sagara. Itu merupakan nada dering barunya yang ia dapat secara tak sengaja kemarin. Bukan karena rindu dengan seseorang yang membuatnya memasang nada dering seperti itu. Namun karena tak sengaja terpencet tombol oke saat ada notif masuk dari jaringan seluler yang ia gunakan.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 239 Times as titik rindu
Read
+Library
Kerinduan Tak Berujung

Kerinduan Tak Berujung

Pada saat itulah dia tahu Tania tidak lagi puas hanya menjadi istri yang tercantum dalam akta nikahnya saja, tetapi ingin jadi Nyonya Sebastian terang-terangan. Stella tiba-tiba teringat pada lirik lagu "Hari mendung" karya Katarina Wilsen. "Setelah melihat jelas dalam suatu hubungan, ketika satu orang berhasil melepas, orang lain akan memungutnya." Dia ingin membuang hubungan yang rusak ini, dan tidak peduli lagi siapa yang akan memungut sampahnya. Felix pun mengikuti ketua panti untuk mengurus administrasi, meninggalkan Stella dan Tania berdiri di tangga.
17.6K viewsCompletedAdded to Library 439 Times as titik rindu
Read
+Library
Bukan Cinderella

Bukan Cinderella

Lita menarik napas dan masih bertahan di kamarnya untuk menelepon Rindu. “Reno itu suka sama kamu, Ta.” Rindu berdecak. “Masa’ nggak ngerti? Atau, pura-pura nggak ngerti?” “Reno ... suka sama aku?” Lita menyentuh kepalanya yang masih terasa nyeri. “Hm! Nggak usah pura-pura nggak tahu,” cerocos Rindu. “Karena udah kelihatan banget itu, sih!”
1043.0K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as titik rindu
Read
+Library
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

"Semua itu nggak akan pernah bisa kamu berikan." Rangga terhuyung mundur beberapa langkah, seolah-olah seluruh kekuatannya baru saja direnggut paksa dari tubuhnya. Binar cahaya di matanya perlahan-lahan meredup, lalu padam. "Lintang," gumamnya lirih. "Hubungan kita selama bertahun-tahun ini, apa kamu benar-benar nggak merindukannya sedikit pun?"
2.0K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as titik rindu
Read
+Library
ANESTESI RINDU

ANESTESI RINDU

​— TAMAT — 🌻🌻🌻 Terima kasih untuk pembaca setia Anestesi Rindu, semoga novel ini bisa sedikit memberikan kehangatan di hati kalian, sebagaimana kisah Devan dan Vanya yang selalu menghangatkan hari-hari saya selama proses menulisnya. ​Melalui Anestesi Rindu, saya ingin menyelipkan sebuah pesan sederhana: bahwa rindu, masa lalu dan profesi yang melelahkan sedahsyat apa pun, akan selalu menemukan penawar terbaiknya saat kita melabuhkan hati pada orang yang tepat. Terima kasih telah bersedia menemani perjalanan panjang dr. Devan Alaric yang dingin namun bucin, serta dr. Vanya yang keras kepala namun penuh cinta, dari bab pertama hingga bab penutup ini.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as titik rindu
Read
+Library
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Yang tersisa hanyalah rasa yang menggantung di antara hidup dan mati. Ia mendekat beberapa langkah, tapi udara di sekitarnya terasa berat. Kabut menebal, membuat dunia di sekeliling tampak bergetar. Sosok itu mulai memudar, namun nadanya justru semakin jelas. “Rendra… aku rindu,” bisiknya. “Rindu adalah nada yang paling lama bertahan,” jawabnya lembut. “Ia tidak pernah selesai, bahkan setelah lagu berhenti.”
10970 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as titik rindu
Read
+Library
ANYELIR KUNING

ANYELIR KUNING

suara bass menghentikan langkahku. Satu detik, Dua detik, Tiga detik, Hingga di detik ke sepuluh aku kembali melangkah. "Maaf." Satu kata, tak ayal membuatku kembali menahan diri. "Aku rindu. Tidak. Sangat rindu. Sampai rasanya dada ingin pecah menahannya."
108.7K viewsOngoingAdded to Library 321 Times as titik rindu
Read
+Library
Aira's

Aira's

Aku butuh semua untuk tepiskan rindu Mungkinkah kau di sana merasa yang sama? Seperti dinginku di malam ini Rintik gerimis mengundang kekasih di malam ini Kita menari dalam rindu yang indah Sepi kurasa hatiku saat ini, oh sayangku Jika kau di sini, aku tenang Sayang, kau di mana aku ingin bersama? Aku butuh semua untuk tepiskan rindu Mungkinkah kau di sana merasa yang sama? Seperti dinginku di malam ini
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 530 Times as titik rindu
Read
+Library
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

Denting yang berbunyi dari dinding kamarku Sedarkan diriku dari lamunan panjang Tak terasa malam kini semakin larut Kumasih terjaga Sayang kau di mana aku ingin bersama Aku butuh semua untuk tepiskan rindu Mungkinkah kau di sana merasa yang sama Seperti dinginku di malam ini Rintik gerimis mengundang kekasih di malam ini Kita menari dalam rindu yang indah Sepi kurasa hatiku saat ini oh sayangku Jika kau disini aku tenang
103.6K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as titik rindu
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status