Engkau Talak, Aku Tak Menolak
Masih ingin melihat kesungguhan Dion.
“Kita punya dua anak, mau tiga,” kata Diah, tangannya mengelus perutnya yang masih rata. Dion tersenyum melihatnya. Dia mulai yakin, kalau perempuan manis itu menjadi terbuka tantang penawarannya.
“Tentu untuk keuangan, mengikuti tanggunganmu yang pasti lebih besar,” Dion mulai memberikan janji surga.
Belum sempat Diah memikirkan penawaran dari Dion, ada notifikasi masuk dari telepon seluler miliknya. Pesan dari nomer tidak dikenal.