Istri Muda Tuan Sadis
Mengucapkan kata maaf yang singkat namun lantang padanya.
“Maafkan aku karena tidak bisa menjadi seorang teman yang baik untukmu,” ujar Arif sekali lagi. “Kamu benar. Tidak seharusnya aku menggantungkan hidupku sepenuhnya pada Tama. Harusnya aku hidup tanpa terus memikirkan hutang budi,” Arif membungkuk dalam, hampir sembilan puluh derajat.
Rania diam, tidak tahu harus menanggapi seperti apa. Namun mendengarkan kata maaf dari Arif yang selama ini mengkhianatinya, membuat hati Rania makin berdenyut sakit. Apakah ini semua adalah akhir?
ตอนยอดนิยม