Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LEAK

LEAK

Jika ada kau hawa yang melihatnya. Tidak hanya membasuh wajah, Arjuna juga merapikan tatanan rambutnya yang sedikit berantakan. Dengan menggunakan kedua tangan yang sudah dibasahi oleh air. Lalu mengusapkannya satu kali, semua sudah menjadi rapi seperti sediakala. Hal itu bisa terjadi, karena gaya rambut undercut-nya sangat mudah dirapikan serta masih mengandung pomade dan berambut lurus.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as unsteady
Read
+Library
UNPLACED

UNPLACED

“Belum, Teh. Nanti akan ada karantina terus preliminary buat menjaring siapa-siapa yang masuk 10 besar. Nanti diumumkan di panggung. Selebihnya unplaced, deh.” “Unplaced?” Vika tidak benar-benar bertanya, tetapi ingin memastikan saja. Pasalnya, jika diartikan secara harafiah, kata itu berarti tidak ada tempatnya. “Ya, artinya mereka nggak kepilih. Cuma tepuk tangan doang di belakang.” Nah, berarti artinya sesuai yang seperti Vika pikirkan. “Kalau mau menang, harus apa atuh?”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as unsteady
Read
+Library
TRASHY

TRASHY

Di usianya yang masih jalan ke angka tiga belas tahun. 💔 💔 💔 Terimakasih banyak untuk para pembaca :* STAY HEALTHY :) God bless you :D
103.3K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as unsteady
Read
+Library
LEAK

LEAK

TUMBAL Kutatap mega kian menghitam Kelam berbalut shyam, hening Tak kudengar lagi suara rintihan Tiada lagi suara lolongan anjing liar Hanya gelap, tak ada siapa pun Yang hitam semakin pekat Yang kelabu semakin gelap gulita Tiada warna maupun rupa, hanya akara semata Semakin hening semakin syahdu Hanya ada aku dan semilir angin Di antara gemericik rinai menimpa daun Kidung malam mengalun perlahan Paksa menyinari sosok hitam Terkubur di antara pepohonan Andam karam di gelap malam Membawa janin manusia suci
9.916.8K viewsCompletedAdded to Library 487 Times as unsteady
Read
+Library
Unexpected Feeling

Unexpected Feeling

ucap Winda dengan sedikit keluhan. "Biar kita tahu dunia kerja gimana, kalau gini kita tahu gimana interview dan psikotest." Sandi menenangkan Winda, Indira hanya mengangguk tanpa berniat menjawab atau bergabung dengan pembicaraan mereka berdua "Kamu tumben diam? Biasanya berisik, apa karena kita tidak sesuai sama keinginanmu?"
106.1K viewsCompletedAdded to Library 158 Times as unsteady
Read
+Library
Tersesat

Tersesat

Bisu dan membeku, seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja keluar dari bibir Nay. Nay tib-tiba berdiri lalu menggenggam tangan Najwa. Ia memejamkan mata sambil merapal mantra. Mantra yang dirapalkan terdengar menggema di telinga Banuwati tapi Banuwati tidak tau bahasa apa yang digunakan Nay. Ada dua garis lurus muncul yang tiba-tiba muncul di kedua lengan Nay dan Najwa, tepat di sebelah urat nadi. Garis itu berwarna kuning keemasan, mirip seperti teriris beati tajam. Darah tiba-tiba mengucur dari kedua garis itu.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 174 Times as unsteady
Read
+Library
Seadanya

Seadanya

Imbuh erika " yaudah erika kamu yang semangat nanti gajian traktir bapak ya beli cilok didepan hhha, bapak pamit dulu mau beresi aula diatas senin mau dipakai " pak mamad seraya berlalu meninggalkan erika melanjutkan pekerjaannya "okeh siiip pak, fighting pakk maaf nggak bisa bantu" Erika berteriak pada pak mamad yang sudah berjalan meninggalkan erika
102.6K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as unsteady
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

Helena berkata dengan terbata-bata karena kembali tersedak oleh air matanya. “Apa? Coba diulang sekali lagi,” pinta Felix dengan nada tetap tenang, walau kini jantungnya berdetak lebih cepat. Felix dapat mendengar perkataan Helena yang terbata, ia hanya ingin memastikan telinganya saja.
9.838.2K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as unsteady
Read
+Library
ABNORMAL

ABNORMAL

kata Halma kepada Liliana dan Yoga. "Apa ibumu sakit?" tanya Yoga kepada Halma. "Iya Ibuku baru saja selesai operasi, ada batu empedu di dalam ginjalnya. Karena itulah aku harua segera pulang, supirku sudah menungguku. kalian mah asik-asikan berpelukan." Halma masih merasa tidak senang karena dia sudah tidak sabar ingin segera bertemu dengan ibunya.
9.96.3K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as unsteady
Read
+Library
Unknown

Unknown

tanyaku keheranan. “Dari mana aja bim baru bales pesanku. Sok sibuk deh sekarang”ledeknya dengan aksen khas Dea yang bisa-bisanya selalu membuatku tertawa. “Enggak, tadi ada kumpul UKM ini baru pulang” “Beneran bagus yang itu bim?” “Ya menurut saya sih iya” “Sip kita satu server, tapi entar belinya nunggu uang ku ke kumpul. Aku lagi banyak pengeluaran bulan depan Bang Fahmi ulang tahun. Aku lagi ngumpulin uang buat kasih dia surprise ”
2.2K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as unsteady
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status