Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir

Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir

jawab Violet bersemangat. Drone pun mulai naik perlahan. Keduanya terangkat beberapa meter dari tanah, melayang di atas taman belakang yang penuh bunga lavender serta mawar. Angin pagi menerpa rambut mereka, membawa aroma segar dedaunan dan sedikit rasa kebebasan. Samuel menoleh sedikit, menatap gadis kecil itu dari sudut matanya. “Violet… Mas Sam kangen banget sama kamu.”
9.66.0M viewsCompletedAdded to Library 241.8K Times as violet are blue roses are red poem
Show Reviews (256)
Read
+Library
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Empat Lapan
bagus&suka bngt ceritanya.. terima kasih Thor sehat selalu agar selalu sediakan cerita" yng bagus... Oya thor boleh dong sekali-kali sediakan beberapa bab tentang keluarga Nathan & Eliza (Noah, twins) kumpul barang..bercanda, tertawa, manja".. kangen bnget soalnya sama mereka
Read All Reviews
Hidup Bersama Yang Tak Terduga!

Hidup Bersama Yang Tak Terduga!

"Wahhh…" Bagaimana aku tidak terkagum-kagum? Terakhir kali aku ke sini tidak ada bunga mawar lavender, bahkan bunga jenis lain yang berwarna violet. Memang ada banyak bunga-bunga bermekaran sebelumnya, hanya saja itu adalah bunga-bunga dengan warna lain seperti bunga lili, bunga mawar merah, bunga kamboja, bunga matahari dan masih banyak jenis bunga lainnya. Namun, tidak ada satupun bunga yang berwarna ungu. “Ini..., ide siapa, Bu Ros? Apa ini idenya Steven?” aku penasaran saja, mungkin Steven juga sama seperti ayah mertuaku yang senang membuatkan taman untuk keluarga yang disayanginya.
1033.1K viewsCompletedAdded to Library 826 Times as violet are blue roses are red poem
Read
+Library
The Guardian Devil

The Guardian Devil

Cindy masih menutup matanya rapat seolah dia memang benar-benar telah tidur. "Aku mengerti perasaanmu. Aku juga pernah merasakan hal yang sama. Mencintai seseorang yang seharusnya tidak aku cintai," gumam Rose mengelus rambut Violet sayang. Ingatannya kembali berputar pada saat di mana dia pernah jatuh pada pandangan pertama dengan pria yang merupakan Ayah Violet. Meskipun sering berganti pasangan, tapi Rose yakin jika pria yang tidak pernah dia ketahui namanya itu adalah Ayah Violet.
9.820.5K viewsCompletedAdded to Library 737 Times as violet are blue roses are red poem
Read
+Library
Sistem Keberuntungan Tanpa Batas

Sistem Keberuntungan Tanpa Batas

Di tengah meja, terdapat buket bunga lili putih bercampur mawar biru tersusun rapi dalam vas kristal. Suara lembut aliran air dari danau berpadu dengan musik lembut dari pengeras kecil yang tersembunyi di antara semak-semak berbunga. Angin malam meniupkan aroma alam yang segar, membuat suasana terasa hidup namun damai. “Eric…” suara Violet nyaris tak terdengar. Ia menoleh perlahan, matanya berkilat dalam cahaya lilin. “Ini… luar biasa. Aku bahkan tidak tahu harus berkata apa.”
3.5K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as violet are blue roses are red poem
Read
+Library
Aster [Indonesia Ver.]

Aster [Indonesia Ver.]

Rona merah muncul begitu saja di pipi Violet, ia tersipu karena aksi Zein yang menciumnya tiba-tiba. “Cie blushing,” goda Zein yang semakin membuat pipi Violet memerah. “Udah ah! Aku malu tahu.” Violet menyembunyikan wajahnya di dada Zein. Wangi parfum yang sangat ia kenal, menempel dibaju lelaki itu. Buru-buru Violet melepaskan pelukan tersebut, ia berjalan menuju lemari, mengambil sesuatu di sana.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as violet are blue roses are red poem
Read
+Library
TOXIC | Boyfriend

TOXIC | Boyfriend

Getaran suara itu sampai ke jantungnya, ia tidak tahu lagu apa yang Elgard rangkai dalam irama itu tapi kedengarannya sangat menyenangkan untuk di dengar. "Parfum kamu harum" seru Elgard di sela- sela bersenandung. "Wanginya seperti roti dan coklat, menggug*h untuk di gig*t" Elgard main- main dengan jari Violet, dan hendak memasukan jarinya ke mulutnya yang kemudian di tarik pemiliknya. "Ishhh.. diem gak? Nanti aku p*kul kaki kamu" ancam Violet yang membuat Elgard diam dengan penurut.
91.3K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as violet are blue roses are red poem
Read
+Library
Katakan Saja Ini Takdir

Katakan Saja Ini Takdir

Rose membalik badan, netranya bergetar, aroma sabun yang digunakan Vee pun menyeruak hidungnya, wangi. "Jawab aku!" "Harus natap mata aku kalau tanya, jangan lihat bawah, lantai nggak lebih tampan daripada aku." Sumpah demi kolor Vee yang berwarna hitam, Rose ingin sekali menggantinya dengan warna pink. Vee banyak maunya, persis seperti putrinya. Rose mengalah, ia mendongak, menatap Vee yang saat ini menampilkan senyuman yang entah Rose sendiri tidak tahu apa yang membuat Vee terlihat begitu bahagia. "Jawab aku, Vee."
1019.3K viewsOngoingAdded to Library 425 Times as violet are blue roses are red poem
Read
+Library
Sayang, Yuk Balikan

Sayang, Yuk Balikan

Dia berujar, "Nanti kalau kamu keluar dan para pengagummu melihat ini, kamu pasti akan menyesal." Bertha merebut tisu itu. Sambil mengusap air matanya, dia mengajukan permintaan, "Kamu sudah membuatku malu, jadi nanti kamu harus merias ulang wajahku." Violet tersenyum, lalu membalas, "Baiklah, aku jamin kamu akan terlihat sangat menawan. Semua orang akan jatuh cinta padamu, bunga akan mekar melihatmu, serta mobil pun akan mogok."
9.6124.8K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as violet are blue roses are red poem
Read
+Library
ROSES

ROSES

Warna perpaduan yang pas, merah pastel dan emas. "Itu apa, bu?" tanya Chanie, diikuti oleh banyak tanda tanya melalui pikirannya, gadis itu mulai berdiri dan berjalan menuju Bibi Chitta yang tengah manahan kesabaran untuk membuka kedua undangan itu.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as violet are blue roses are red poem
Read
+Library
Romantic Purple

Romantic Purple

Pagi itu terasa berbeda. Langit membentang cerah di atas halaman sekolah, seakan ikut merayakan hari yang telah lama dinanti. Barisan kursi tertata rapi, dihiasi rangkaian bunga sederhana yang melambangkan perpisahan sekaligus awal yang baru. Suara tawa, langkah kaki, dan obrolan penuh haru berpadu menjadi satu, memenuhi udara dengan perasaan yang sulit dijelaskan.
487 viewsCompletedAdded to Library 14 Times as violet are blue roses are red poem
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status