Hidup di Dekapan Musuh Suamiku
Mata bengkak karena menangis, lingkar mata yang menghitam karena kurang tidur, juga wajah yang pucat karena tidak memakai riasan apapun.
“Mia, kamu kenapa? Sakit?” Aku mengangkat wajah saat mendengar suara Jisoo di sebelahku.
“Mukamu pucet banget,” lanjutnya terlihat khawatir, memegang bahuku sambil satu tangan yang lain menempelkan tangannya di dahiku.
Aku menatap Jisoo dengan mata kosong sesaat. Kalimat yang hendak ku ucapkan sudah tertulis di kepala tapi begitu berat untuk diucapkan.