Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Karma Terbalut Cinta

Karma Terbalut Cinta

“Pelan-pelan aja makannya. Gak usah buru-buru, aku masih ada di sini temani kamu kok.” “Diih … ge er banget niih orang.” Jawabku dengan sedikit gemas. Dia hanya tertawa melihat ekspresiku yang memberengut. “Rupanya kamu tipe wanita yang cepat marah juga yaa? Hey … aku tipe yang suka bercanda, jadi jangan diambil hati.” Aku masih menikmati nasi goreng ini ketika Kartika muncul untuk mencariku.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai wallpaper boruto mode karma
Baca
+Pustaka
KARMA IPAR JULID

KARMA IPAR JULID

Aku membaringkan tubuh disampingnya, dengan hati hancur berkeping-keping. Suara gawaiku terdengar, aku mencoba mengabaikan, namun suara itu selalu muncul dan bersahut-sahutan. Dengan malas, aku meraih gawai yang ada dibawah bantal. Nomer baru tertera didalam layar, mengirim banyak gambar. Alisku menaut kencang, saat melihat banyak sekali foto-foto keadaan kosanku dari luar yang dikerumuni banyak orang.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai wallpaper boruto mode karma
Baca
+Pustaka
King Of Universe

King Of Universe

[Aku buka 5000 bos? "Baiklah, aku akan serius." jawab Bima memukul tanah. Woshhhhhh..... Sistem membuka segel kekuatan Bima sebanyak 5000% yang langsung menghilangkan senyuman kemenangan Tyrant. Bima menggunakan Mode Six Path lalu memanggil patung Gedomazo yang besarnya setara dengan Tyrant. "Kau mau aku serius kan?" tanya Bima menyeringai.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai wallpaper boruto mode karma
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

Klik Pintu terbuka, tiga bayangan masuk menenggelamkan tubuh Batari utuh. Batari hanya mampu memeluk lututnya sendiri— Lantai kamar terasa seperti bara api bagi kulitnya. Napasnya terengah, matanya nanar menatap 3 sosok didepannya. “ akkhh..” Rintihan tak sengaja keluar dari bibir batari, seluruh tubuhnya yang kian sensitif akibat pengaruh obat mulai melahap sisa sisa akal sehatnya.
10536 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai wallpaper boruto mode karma
Baca
+Pustaka
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Boom boom boom!
1037.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai wallpaper boruto mode karma
Baca
+Pustaka
Ketika Karma Berbicara

Ketika Karma Berbicara

Mata Bakti bergerak cepat dan dia menutup mulutku, tersenyum licik. "Lucia, sekarang kamu ada di tanganku." "Jika aku tidur denganmu dan kamu hamil anakku, aku akan jadi pewaris Cakra Group mulai sekarang. Kalau sudah begitu, aku nggak perlu memberikan kompensasi apa pun." Aku hendak mengeluarkan ponselku, tetapi Bakti menyadari niatku. Detik berikutnya, ponsel itu jatuh ke lantai dan ditendang menjauh olehnya.
11.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 435 kali sebagai wallpaper boruto mode karma
Baca
+Pustaka
KARMA MERTUA

KARMA MERTUA

Aku beringsut perlahan mengambil benda itu, kuamati sekilas, beruntunglah tidak ada yang pecah, batinku. Aku berniat mengembalikan benda itu ke saku jaket adikku ketika tiba-tiba layar ponsel itu menyala. Sebuah pesan diterima dari nama Rita. Sebenarnya itu tidak terlalu mengangguku jika saja tak kulihat kalimat terakhir yang bisa kubaca dari layar ponsel yang terkunci itu. [Lalu apa rencana kita selanjutnya?]
915.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 589 kali sebagai wallpaper boruto mode karma
Baca
+Pustaka
Karma(penyesalan)

Karma(penyesalan)

Ia sudah terluka oleh kata manis yang kleuar dari suaminya ,namun tak berarti. "GUBRAKK" Suara tubuh Amira yang jatuh ke lantai. Tangannya yang memegangi potret pernikahannya, yang ia simpan diatas meja ,membuat suara pecahan kaca dari bingkai yang berserakan. Kini ia jatuh dilantai. Matanya menatap, namun hatinya mati. Seolah seperti patung, bisa melihat namun tak bisa berbicara.
1054.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai wallpaper boruto mode karma
Baca
+Pustaka
COMEBACK

COMEBACK

Vanda menatapku dengan tatapan menghargai, bahkan dengan sekilas senyum yang menambah elok parasnya. “Kamu keberatan, Ardan?” tanya Pak Adam padaku. Kali ini aku mencoba kembali fokus. Dan satu-satunya jalan adalah dengan berhenti memandangi Vanda. “Ti-tidak, Pak. Saya bersedia.” Jawabku gugup.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai wallpaper boruto mode karma
Baca
+Pustaka
Runtuh di Tangan Karma

Runtuh di Tangan Karma

Aku berhenti sejenak, lalu melanjutkan, "Sebelum itu, aku ingin semua orang melihat sesuatu." Aku memberi isyarat kecil kepada staf di samping. Seketika, layar elektronik besar di belakangku menyala. Senyum di wajah Yansen membeku, sekilas tampak kegelisahan. Mona pun refleks menggenggam lengannya lebih erat. Layar mulai menampilkan materi yang telah disiapkan dengan matang. "Ini … ini asli?" Yansen langsung berdiri. "Wanda! Kamu malsuin bukti!"
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai wallpaper boruto mode karma
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status