Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Hatinya seperti diremas-remas hingga berdarah. “Tidak… bukan Rara… bukan Rara… bukan Rara…” ia mengulang kalimat itu berkali-kali seolah berharap itu menjadi kenyataan. Tapi kemudian… Dari luar warung… Suara langkah kaki kecil terdengar lagi. Pelan. Bergetar. Dan suara itu memanggil, “Mama… aku pulang…”
6802 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
Diantar Ke Rumahku

Diantar Ke Rumahku

Warung soto sulung yang cukup besar itu, ternyata letaknya agak di pinggir kota, ke arah terminal. Waktu mereka sampai di sana, hanya ada beberapa orang yang sedang makan. Mama Sondang yang menjaga kolestrolnya, tidak ikut makan soto yang terdiri dari daging dan jeroan sapi itu. Dia mendekati istri pemilik warung, dan berbicara dalam bahasa Batak. Sebentar kemudian, istri pemilik warung datang dan membawa ikan goreng serta sepiring sayur untuk Mama.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
Balasan Telak Untuk Suamiku Dan Istri Keduanya

Balasan Telak Untuk Suamiku Dan Istri Keduanya

jawab Mama, suaranya kecil nyaris tak terdengar. "Mama ga apa-apa, cuma mau istirahat aja," bisik mama lalu memejamkan mata. Dikecupnya kening wanita yang sudah renta itu oleh Wirda, matanya mengembun lagi mengingat bagaimana jika Tuhan memanggil mama, satu-satunya teman hidup saat ini, pasti ia merasa tak berguna lagi. Malam mulai merangkak, sejak sore Wirda memang berjibaku di warung kecil miliknya, lumayan ramai oleh pembeli hingga ia lupa terhadap Mama yang sedang terbaring di dalam.
10122.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
Roommate with Benefits

Roommate with Benefits

“Lo bisa nggak sih nggak usah cuek-cuek sama Mama? Lo sadar nggak, kalau selama ini Mama tuh kangen sama lo. Giliran pas ketemu kemarin, lo main kabur aja!” “Gue ada acara dadakan semalam, Waf. Lagian acaranya ngebosenin. Gue nggak begitu suka kalau disuruh basa-basi sama temen-temen Mama.” Hera mencomoti mango thai salad milik Wafa. “Mama udah balik ke Jakarta?” Wafa mengangguk. “Iya, tadi pagi.” “Lo nggak sekalian balik ke Jakarta? Nathan udah balik, kan?”
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
RACUN UNTUK MADUKU

RACUN UNTUK MADUKU

"Iya, Ma." Aku kembali melanjutkan perjalanan. Kini aku tertuju pada warung makan yang cukup terkenal. Warung makan miliki seseorang yang akhir-akhir ini selalu aku dengar ceritanya yang menginspirasi. Warung makan milik Arum Rahayu. "Mama mau makan apa?" tanyaku ketika melihat deretan menu berjejer di hadapanku. "Aku mau makan ini, ini dan juga ini ya, Mbak. "
18.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
Dokter Tampan Pemikat Wanita

Dokter Tampan Pemikat Wanita

Suara Mama meninggi saat dia memindahkan salah satu panci besar ke meja saji. Aroma laut dari udang yang terlihat di permukaan hidangan mengundang minat. "Kimlo?" Aku teralihkan dengan rasa kuah kental yang disodorkan sendok dari tangan Mama. Jamur kancing, kembang tahu, wortel, adukan telur. Mama mengangguk dan tersenyum lebar. Rasa masakannya memang hangat ketika mengaliri kerongkongan.
1015.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

"Yang penting kan aku kuliah, Ma, Pa. Daripada gak, kaaan? Iya, gak? Iya-laaah, masa iya-iyalah." "Anak geblek!" kata Mama sambil menoyor kepalaku. Aku nyengir. Ting nung Bel berbunyi. Aku dan Mama menatap ke arah pintu yang terbuka. Rupanya sahabatku datang dengan membawa plastik merah transparan berisi tiga kotak sterofoam. Pasti masakan Padang. Ayah sahabatku ini kan buka warung Padang di pasar Metro. Di warung Padang ayahnya lah pertama kali aku bicara pada Om Angga. Ingat, kan, aku udah pernah cerita itu
9.952.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
A pair of love rings

A pair of love rings

ajak papa Kami semua pun melihat bangunan dalam nya, rapi dan indah berpoles cat Biru Kami semua bahagia melihat nya Hari hari selanjutnya warung kami udah bisa buka dan beberapa orang membeli diwarung kami Hari hari berikut nya banyak orang yang mau makan di warung kami, banyak juga yang memuji masakan mama... the best lah mama hehe.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
Menikahlah dengan Mama, Tuan CEO

Menikahlah dengan Mama, Tuan CEO

“Hari ini, aku dan Mama berangkat ke Perancis. Mama bilang kami akan bekerja sebagai pemandu di sebuah kastil di atas laut. Aku tidak sabar ingin melihat tempat itu!” “Mama mengajakku mengunjungi Kakek dan Nenek di NZ. Mama bilang sebentar lagi bulu-bulu domba harus dicukur. Aku jadi penasaran seperti apa domba-domba itu tanpa bulu. Mereka pasti akan malu.”
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 361 kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Tulisan di papan itu terbaca samar: “WarKoDuBa – Warung Kopi Dunia Bawah.” Tak ada yang benar-benar tahu siapa yang pertama kali memberi nama warung itu. Tapi sejak Dimas membuka kembali warisan pamannya, Kang Bowo, warung itu pelan-pelan kembali hidup. Meski kadang yang datang ke sana... bukan orang hidup. “Toy, tolong angkat kursi-kursi ini ke luar. Kita pasang lagi lampu tali di pagar.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status