Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TANGISAN CINTA

TANGISAN CINTA

tanya vira kesal sambil meminum segelas sirup dingin " aku juga tidak tau ma akan tetapi kita bisa memanfaatkan jose " jawab Iwer kebingungan " hmmm jose ya baiklah mama akan memikirkan rencana lain dan kali ini kamu nggak usah ikut campur lagi sebab mama nggak mau rencana mama berantakan lagi, kamu pahamkan " kata vira dengan ketusnya sambil meminum sirup dingin " ya ma aku paham " jawab iwer ketakutan
104.2K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as woi ireng
Read
+Library
Perfect Game

Perfect Game

saran iena “Yaa, bagus. Baiklah. Dari sini kita berpencar. Dan dalam waktu 1 jam. Kita kembali lagi di tempat ini tapi di pintu utama. Paham?” “baiklah” akhirnya mereka bertiga pun berpencar. Lan pergi ke pemukiman warga karena memang passive nya yang cocok untuk membantu banyak orang. Sedangkan iena pergi ke supermarket untuk membawa persediaan juga untuk memasang ranjau serta alat penjagaan. Lalu Yogiri mengitari Barrier itu dengan bermaksud untuk mengetahui seluruh kondisi yang ada di dalamnya dan mengurangi diameter nya pada setiap putaran nya. Cukup cerdas untuk bertahan hidup. Sudah hampir satu jam. Iena sudah menyiapkan semua yang dibutuhkan dan langsung membantu Lan mengevakuasi warg
102.7K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as woi ireng
Read
+Library
DENDAM IBU TIRI

DENDAM IBU TIRI

tegur Amaliya. "Jangan cemberut gitu dong. Kan tempatnya indah banget. Yuk, kita buat vlog aja ya?" bujuk Oma Siska yang langsung menyalakan kamera di layar ponselnya. "Senyum dong ...." bujuk Oma. "Alia nggak mood, Oma!" "Ya, berarti kita nggak satu frekuensi dong," gerutu Oma Siska. Tiba-tiba ....
5.58.2K viewsCompletedAdded to Library 296 Times as woi ireng
Read
+Library
Istri Dari Surga

Istri Dari Surga

Aku biasa saja saat mendengarnya, itu tidak menyakiti hatiku karena aku tidak mencintainya. Seingatku pagi ini harusnya kami pergi ke rumah keluarga Kalingga, untuk menghadiri acara doa bersama atas pernikahan aku dan David serta kesembuhan Lia yang telah berhasil berjuang melewati koma selama dua bulan pasca kecelakaan, acaranya akan di mulai pukul 10.00 pagi. Mengingat acara keluarga, akupun menanggapi David dan bertanya, "Baiklah itu urusanmu, aku tidak mau ikut campur. Tapi bukankah pagi ini kita harus ke rumah orang tuamu?"
1.8K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as woi ireng
Read
+Library
Status WA Mantan Suami

Status WA Mantan Suami

Status W* Mantan Suami (6) ______________________________ "Brengsek!" Samar-samar aku mendengar Mas Ari mengumpat. Dengan dada berdebar, aku berjalan semakin menjauh. Rasanya seperti mimpi ketika aku benar-benar berani melawan mereka. Tanpa terasa air mataku mengalir. Bukan karena sedih, melainkan perasaan yang begitu lega karena bisa bangkit setelah berbulan-bulan aku hampir gila karena perlakuan mereka.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as woi ireng
Read
+Library
Istri Yang Tidak Dirindukan

Istri Yang Tidak Dirindukan

Gigi Evan bergemeretak. Diego mendesah. "Kaukira aku tidak tahu tentang WnR? Agen-agen itu sudah banyak menyusahkanku, keluarga Larue... rekan-rekanku selama ini. Kalian bakal menikmati pembalasan dendamku." Evan masih menatapnya nanar. "Kau buka mulut, memberitahuku tentang agen-agen itu dan di mana aku bisa menemukan mereka, nama-nama samaran mereka juga dan akan kuhentikan penderitaan Carry-mu ini."
2.0K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as woi ireng
Read
+Library
Istri Pilihan Oma

Istri Pilihan Oma

Ia tahu… badai baru saja tiba. Arya akhirnya membuka mata, terlihat kebingungan namun segera teringat dengan situasinya. “Oma… kapan Oma datang?” suaranya serak, berusaha terdengar tenang, tapi jelas gugup. Oma menatap cucunya tajam. “Pertanyaan yang seharusnya aku ajukan adalah… kenapa rumah ini jadi seperti neraka?!”
792 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as woi ireng
Read
+Library
Kakakku Yang Berengsek

Kakakku Yang Berengsek

Pria itu benar-benar membuat darahnya naik dengan tinggi. "Selagi gue masih punya tameng, buat apa gue takut?" ujar Anggara santai. "Pengecut lo! Lo mati kutu kalau cuma sendiri doang dan bergerak karena ada tameng! Pengecut lo!" sinis Rexi. "Mending lo berhenti aja jadi cowok! Potong kemaluan lo!" sinis Rexi. "Gue enggak perduli sama apa kata lo. Mau lo bilang gue pengecut atau sejenisnya, gue enggak perduli," ujar Anggara.
9.77.4K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as woi ireng
Read
+Library
Renggali

Renggali

tandas Ailen. “Apa kamu masih ingat tentang apa yang kamu katakan dulu? Mencintai orang bukan mencari yang berpandangan sama? Tapi belajarlah untuk menghargai pandangan. Aku masih memegang kata itu sampai sekarang Rav,” lanjut Ailen dengan sedikit nada tegas. “CUKUP! Hati yang pernah terluka masih bisa mencintai SIAPA,” balas Arav sambil berdiri.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as woi ireng
Read
+Library
Suami Tukar Tambah

Suami Tukar Tambah

tegas Rintik pada Iren. Iren tertawa terbahak mendengar peringatan dari Rintik. Bukannya takut, ia justru semakin tertantang dan dengan terang-terangan mengibarkan bendera perang. Dengan nada congkak, ia berkata, "Apa kamu yakin dengan apa yang kamu katakan?" Kedua wanita itu saling beradu pandangan. Keduanya menyiratkan tatapan penuh kebencian dan rasa tidak suka.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as woi ireng
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status