Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesona Perawat Papa

Pesona Perawat Papa

Masa lalu tetaplah masa lalu, biarkan berlalu, tidak akan mengganggu karena masa depannya dia yang akan menentukan kebahagiaannya sendiri. Santi akan menggenggamnya dengan erat, kuat dan berjalan kedepan tanpa menoleh lagi ke belakang. *Tamat*
1063.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai yang lalu biar berlalu
Baca
+Pustaka
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

“Luka hati itu nggak butuh obat. Cukup waktu dan keberanian untuk nggak lari.” Dan Nayla sadar — ia sudah sampai di titik itu. Bukan lagi menunggu, bukan lagi berharap, tapi berjalan. Meninggalkan masa lalu bukan berarti membuangnya, tapi menghormatinya sebagai bagian dari perjalanan yang membentuk dirinya hari ini. Ia menatap langit biru yang bersih, lalu tersenyum. Bukan karena semuanya sudah sempurna, tapi karena ia akhirnya bisa berkata, “Aku baik-baik aja.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai yang lalu biar berlalu
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Anda hanya perlu… membiarkan. Karena pada akhirnya, hidup tidak selalu tentang apa yang kita lakukan, tidak selalu tentang apa yang kita pahami, dan tidak selalu tentang apa yang kita capai. Kadang— ia hanya mengalir. Dan kita… bukan yang mengarahkannya. Namun yang… mengalaminya. Dan pagi di Taman Fajar Bara, tidak berhenti. Tidak juga berjalan. Ia hanya… mengalir.
769 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai yang lalu biar berlalu
Baca
+Pustaka
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

“Keluar! Aku nggak mau kita bertengkar!” Baskara mendengus dingin, menahan amarah yang membara. Dia berbalik dan pergi. Aku bersandar di ujung ranjang, menahan isak yang ingin lepas, sambil berbisik lembut menyanyikan lagu pengantar tidur untuk anakku. Enam hari lagi… aku pasti akan membawa Dimas pulang ke desa.
9.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai yang lalu biar berlalu
Baca
+Pustaka
Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Aku tidak percaya semua itu keluar dari mulut Jordy. Jordy juga menyadari bahwa ucapannya terlalu kasar. Rasa panik melintas di matanya dan dia buru-buru menjelaskan, "Erika, bukan begitu maksudku. Aku tadi cuma asal bicara. Jangan diambil hati ...." "Pergi!" Dengan air mata berderai, aku menunjuk ke arah pintu di koridor, suaraku serak. "Kalian berdua, pergi!"
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai yang lalu biar berlalu
Baca
+Pustaka
Perfect Husband (Dayton And Angelica)

Perfect Husband (Dayton And Angelica)

kata Kyle, menangis dibahu yang paling nyaman. “Jangan tenggelam dalam sedihmu, biarlah yang lalu berlalu. Segeralah bangkit dari masa terpurukmu. Hari kemarin telah berlalu dan kamu punya hari ini yang bisa kamu nikmati. Berbahagia lah dan manfaatkan hari ini sebaik mungkin. Berharap lah kamu akan datangnya hari esok yang lebih baik. Dan yakinlah bahwa Tuhan akan memberi apa yang kamu harapkan,” kata Dayton, membuat Kyle melepas pelukan lelaki itu dan ia menatapnya.
1021.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 807 kali sebagai yang lalu biar berlalu
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Karena jalan yang mereka bentuk dengan keyakinan tidak lagi memerlukan pembenaran. Ia hanya butuh dilanjutkan. Satu per satu mereka melangkah masuk ke dalam pintu kenangan. Dan saat mereka melangkah— pintu itu tidak menutup. Ia menghilang. Seolah berkata: “Kau tak perlu menutup masa lalu. Kau hanya perlu berjalan melewatinya.”
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai yang lalu biar berlalu
Baca
+Pustaka
Oh, My Ex!

Oh, My Ex!

Tentu dia tak mau lagi mengingat apa yang sudah lewat di belakang. “Masa lalu tidak perlu kau ingat lagi. Semua sudah berlalu,” jawab Raisa dingin, enggan untuk membahas masa lalunya. “Bagiku, aku tetap menepati janjiku untuk berlayar di Yacht bersamamu,” jawab Rylan seraya menatap lautan luas.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai yang lalu biar berlalu
Baca
+Pustaka
Pendekar Tangan Dewa

Pendekar Tangan Dewa

Apapun itu, jangan berpikir terlalu berlebihan. Ikuti saja alur dan prosesnya. Seperti halnya air di sungai. Ke mana pun anak sungai membawanya, maka air itu akan terus mengalir dengan tenang dan lancar. Bebatuan dan sejenisnya bukanlah halangan. Justru itu adalah warna dan cerita sebelum pada akhirnya tiba di lautan yang luas dan abadi. A San tidak berkata lagi. Dia sudah mengerti maksud Li Bing. Mereka kemudian melanjutkan perjalanannya lagi.
73.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai yang lalu biar berlalu
Baca
+Pustaka
RAJA TANPA TAKHTA

RAJA TANPA TAKHTA

tanya Mukhayyam, suaranya penuh keputusasaan. Lian Huo tersenyum, meskipun matanya penuh dengan ketegasan. “Yang perlu kau lakukan adalah menerima bahwa dalam perjalanan ini, ada banyak hal yang harus kau lepaskan. Terkadang, kita harus melepaskan untuk bisa maju. Tetapi, melepaskan bukan berarti melupakan. Itu berarti memberi ruang bagi hal-hal baru yang akan datang.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai yang lalu biar berlalu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status