Supir Perkasa dan Majikannya yang Menggoda
Dari, andai boleh tidak menanggapinya biar tidak ketahuan betapa terbelakangnya perbendaharaan kataku bila dibandingkan dengannya!
"Sekali lagi, aku minta maaf Mariana. Tapi sungguh, aku akan sangat berterima kasih jika kamu sederhanakan saja kata-katamu. Kau tahu, narasi yang kau gaungkan kali ini, terlalu langit untuk otakku yang miskin diksi ini."
Kuakui saja apa adanya seperti itu. Sedangkan menyelipkan sepatah dua kata kata 'tidak umum' di dalamnya, biar ada kesan kalau aku tidaklah primitif-primitif amat.