Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

"Paman, kamu munafik!" Kata-kata Mela meluncur tajam dan menusuk tepat pada inti kemunafikan Djewo yang berdiri angkuh di atas tanah duka. Mela menolak untuk terintimidasi oleh pameran kekuasaan pamannya. Ia tahu Djewo hanyalah seorang pengecut yang takut kehilangan segalanya di balik aura angkuhnya.
803 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as 101 kedutan
Read
+Library
KEPINCUT PREMAN TENGIL

KEPINCUT PREMAN TENGIL

sahut Ucok, pria kurus jangkung yang duduk tak jauh dari Jhonatan. Jhonatan lalu meluruskan kedua kakinya dengan kaki kanan bertumpu pada kaki kirinya, kedua tangannya bersedekap dada, menatap sinis pada pria yang menggebrak meja di hadapannya. "Gua Jhonatan! ada urusan apa Lo sama gua?" tanya Jhonatan dengan nada tengilnya. "Jauhi Nami kalau Lo mau hidup tenang!" ancam pria tersebut sambil mengacungkan sebilah pisau tajam dengan lekukan tajam di ujung pisau.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as 101 kedutan
Read
+Library
Janji Kedua

Janji Kedua

Ocean membenarkan ucapan Satrio dalam hati, tetapi sebagai anak dia tidak bisa mengabaikan bapaknya, terlebih ibunya yang sudah pasti akan berada di dekat bapaknya, bagaimanapun situasi dan kondisinya. "OK itu apa?" tanya Ocean dengan kata yang ada dalam kalimat Satrio. Satrio melirik Ocean. "OK itu dari bahasa Belanda, singkatan dari Operatie Kamer. Kamar operasi kalau kita bilang atau bisa juga ruang operasi, senyamannya orang nyebut pokoknya sama maksud," jelas Satrio.
1019.2K viewsCompletedAdded to Library 613 Times as 101 kedutan
Read
+Library
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

ujar Delon. Langkah mereka berjalan pelan. Sampai seorang bocah kecil menghampiri. "Cari siapa, Lek?" Bocah itu mengarah pada Delon. (Lek = Om) "Bapak Kamituwo ada?" "Mbah masih ke sawah." Delon menatap Hamaz. Yang langsung menghampiri si bocah lelaki. "Kalau gitu kita tunggu di sini boleh?" "Bentar, Lek. Aku panggilin Ibu!" _OoO_
1078.8K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as 101 kedutan
Show Reviews (37)
Read
+Library
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Read All Reviews
Genap 100 kali

Genap 100 kali

Panggilan telepon diputus, perawat tidak berkata apa pun, hanya diam-diam langsung keluar. Saat suara pintu tertutup terdengar, harga diriku runtuh sepenuhnya. Aku baru sadar, yang paling membuat sedih bukanlah luka dari orang terkasih. Tapi tatapan iba dari orang lain yang melihat kita tersakiti oleh orang terkasih. Aku memejamkan mata, berusaha menarik diri dari kubangan kenangan. “Iya.” Dion mengangkat alisnya, lalu lanjut bicara, “Setelah bercerai, menetaplah dengan tenang di rumah sambil menjaga kandungan. Kalau tidak ada hal penting, jangan mencariku.”
2.7K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as 101 kedutan
Read
+Library
KUNJUNGAN MENANTU

KUNJUNGAN MENANTU

Tetapu kalimat Claudia selanjutnya membuatku seperti tersambar petir kalimat selanjytnya adalah " Hotel sudah dibooking? Kamu benar benar sudah tidak sabar ya? okay, sebentar lagi aku akan sampai" Aku seorang anak kampung, meskipun tidak bisa mengikuti gaya hudup anak perkotaan, tapi aku tidak bodoh, aku bahkan bisa memikirkannya dengan jari kakiku, Claudia selingkuh diluar? Saat itu aku benar benar marah hingga ingin muntah darah, hal ini kalau terjadi di desa kami, pasti akan diginjing seumur hidup, sampai sampai bisa malu hingga minum racun bunuh duri.
8.56.3K viewsOngoingAdded to Library 219 Times as 101 kedutan
Read
+Library
JODOH TAK TERDUGA

JODOH TAK TERDUGA

Toktok tok toktok Itu lah kode jika Dewa datang. Ketukan pintu khusus yang diberikan oleh Dariel. Ada beberapa tipe ketukan masing-masing ketukan sesuai dengan informasi yang akan dilaporkan Dewa. Tanpa harus melewati sekretaris Dariel saja Dewa sudah dapat dipastikan langsung diijinkan masuk oleh Dariel. Dewa langsung masuk saja ke ruangan Dariel. Ia menyerahkan map coklat berkas temuan yang ia dapat ke meja kerja Dariel.
10.9K viewsOngoingAdded to Library 380 Times as 101 kedutan
Read
+Library
Cintaku Berakhir Di Surat Ke-100

Cintaku Berakhir Di Surat Ke-100

Di hari reuni sekolah, sahabatku mengeluarkan sebuah kotak misteri. Di atasnya tertempel tulisan… [Ambil kutipan-kutipan bucin Anisa.] Seketika, seluruh ruangan langsung tertawa. Ada yang mendapatkan surat cinta yang kutulis untuk Karlos saat kelas 3 SMA. [Karlos tersenyum padaku hari ini. Aku ingin memberikan hari esokku juga padanya.] Yang lain mendapat surat yang kutulis saat kuliah. [Nggak apa-apa kalau dia nggak membalas pesanku. Setelah selesai sibuk, dia pasti akan mengingatku.] Namun, tak satu pun surat cinta yang kutulis untuk Karlos pernah mendapatkan balasan darinya. Selama ini, aku mengira semua surat itu sudah dibuang olehnya. Sampai akhirnya, sahabatku mengambil surat ke-99. Di
715 viewsCompletedAdded to Library 20 Times as 101 kedutan
Read
+Library
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

Gadis itu kini terburu-buru ke kamar mandi, berlari ke dalam rumah, lalu keluar lagi dengan jaket tebal yang menutupi tubuhnya yang kurus semampai. ~AA~ Pagi hari Desa Kumpeh geger. Salah seorang warganya dinyatakan hilang sedari tadi malam. Banyak asumsi-asumsi tak jelas yang beredar: Menur melarikan diri bersama kekasihnya, Menur pergi sebab tak tahan lagi hidup menderita, atau Menur diculik hantu kopek penunggu pohon beringin di jalan setapak dekat kebun karet sana.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 243 Times as 101 kedutan
Read
+Library
100 Hari Bilang Sayang

100 Hari Bilang Sayang

Aku hanya mengernyit karena sikap Prabu yang sok itu membuatku muak dan kehilangan selera makan. Ada delapan menu yang disajikan. Mantan peserta pelatihannya itu sangat lahap sekali makannya. Setelah selesai makan, hidangan penutup tiba. Mereka semua menikmati minuman masing-masing. Pak Emil memulai pembicaraan.
4.4K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as 101 kedutan
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status