BUNGA KEDUA
“Enam tahun telah berlalu Mas, dan saat ini aku takut, jika kita tidak bisa menaiki tangga pernikahan kita hingga tahun ke tujuh. Sampai saat ini aku masih tidak menyangka Mas, akan ada bunga kedua di dalam pernikahan kita, apa ini artinya aku akan kehilangan kamu Mas? Kehilangan setiap momen yang indah bersama kamu, akankah aku mampu menjalani hari-hariku dengan adanya Bunga di rumah ini?”
Vera pun terlelap dalam tangisan. Matanya mulai sayup dan perlahan-lahan Vera pun mengistirahatkan mata, pikiran, dan juga tubuhnya.
Hot Chapters