Terjerat Cinta Terlarang Sepupuku
"Bukan selingkuh, lebih tepatnya simpanannya Pak Tristan. Makanya dia bisa tinggal di apartemen, baju dan tasnya juga branded semua,"
Aku menatap diri sendiri, pakaian yang kupakai ini dibelikan Mama. Aku tidak tahu jika ini mahal. Untuk tas, memang aku membeli di Jerman. Ya.. memang mahal. Aku bahkan harus berhemat untuk bisa membelinya.
"Wah.... Ternyata dia pemain. Padahal wajahnya kelihatan polos banget,"
Semua orang terus berbicara, sahut menyahut sampai membuatku bingung harusnya menimpali yang mana dulu.