Retakan yang Tak Bisa Disatukan
Jatuh dalam Kepalsuan
Surga yang Telah Retak
MENGGILING KACA DI WAJAH PEREBUT KEKASIHKU
Teman tapi Khilaf
Sebatang Pensil Hampir Membawa Petaka
Bukan Semata Fisik
Bermula Dari Casing Berminyak
Bayangan Dibalik Cermin
Kak, Kalian Sungguh Kejam
Bermula Dari Teropong Malam Itu
Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan
Setelah Hujan Bulan Desember
Takkan Mengulang Kesalahan yang Sama Di Kehidupan Berikutnya
Kaca yang Pecah
Senar Merah Terputus, Cermin Retak
Istana yang Retak
Menjahit Hati yang Retak
KAU HIANATIKU, KUBUAT PUSAKAMU TAK BERKUTIK
TAKLUK DI PELUKANNYA
Retakan yang Tak Bisa Disatukan