Kaulah Jodohku
Hyuna Joykalau jodoh takkan kemanakata kata lauhul mahfudz tentang jodohlauh mahfuz jodohjodoh takkan kemana
lirih Safa pelan.
“Neng, Neng Safa.”
Terdengar suara panggilan yang dipastikan itu Amih. Dengan segera menghapus air matanya yang mengalir, tidak ingin membuat Amih khawatir.
“Iya, Mih, ada apa?” jawab Safa dengan suara serak. Ia berusaha tersenyum, meski tidak sesuai pada hatinya.
“Ayo makan dulu,” kata Hamidah lembut. “Mata kamu sembab, kamu habis menangis?”
Beliebte Kapitel