Diam-Diam Menikmati
ujar asistennya, suaranya penuh antusias.
Russel langsung menoleh, matanya yang tadi lesu kini berbinar. “Katakan, kabar bagus apa yang ingin kau sampaikan padaku?” tanyanya, harapannya mulai menggelora.
Asisten itu tersenyum lebar. “Kami telah menemukan lokasi Nona Luna. Dia saat ini sedang dirawat di sebuah rumah sakit di New York.”
Russel terdiam sejenak, matanya berbinar seperti menemukan harta karun yang lama hilang. Senyum kecil mulai mengembang di wajahnya, membayangkan pertemuan yang telah ia nantikan selama ini.
Hot Chapters